Pencarian populer

Masinis KA Sancaka Dapat Santunan Rp 50 Juta dari PT KAI

Kecelakaan KA Sancaka di Ngawi. (Foto: Antara/Eric S)

PT Jasa Raharja (Persero) perwakilan Madiun menyerahkan santunan kepada korban meninggal dunia akibat kecelakan KA Sancaka dengan truk trailer di perlintasan liar Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Pada insiden itu, korban meninggal dunia adalah masinis KA Sancaka bernama Mustofa (30). Ia adalah warga Desa Sumber Bening, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Besaran santunan yang diberikan kepada korban mencapai Rp 50 juta.

"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi dan berharap santunan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya," ujar Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja (Persero) Madiun, Hendra Yudistira, saat memberikan santunan di rumah duka, dilansir Antara, Sabtu (7/4).

Santunan langsung diberikan kepada istri korban, Dian Kartika Sari Utami. Pemberian santunan juga disaksikan Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro beserta jajarannya.

Hendra mengatakan, percepatan layanan santunan korban kecelakaan ini tidak luput dari bantuan dan kerja sama antara Jasa Raharja, Kepolisian, dan PT KAI.

Selain memberikan santunan kepada korban meninggal dunia, PT Jasa Raharja juga menjamin biaya perawatan korban luka di Rumah Sakit Attin Husada Ngawi dan Puskesmas Walikukun Ngawi.

Adapun, korban luka berat yang hingga kini masih menjalani perawatan adalah asisten masinis atas nama Hendra Wahyudi. Ia tercatat merupakan warga Bogorejo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan.

Kereta Api Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya anjlok setelah menabrak truk trailer pengangkut beton bantalan rel yang melintas di perlintasan liar di km 215+8. Insiden yang terjadi pada Jumat (6/4) sekitar pukul 18.25 WIB itu berakibat lokomotif dan tiga kereta di belakangnya anjlok.

Korban kecelakaan kereta Sancaka tabrak truk (Foto: Phaksy Sukowati/kumparan)

Lokasi kejadian berada di antara Stasiun Kedungbanteng-Walikukun wilayah Mantingan, Kabupaten Ngawi. Kecelakaan itu juga merusakkan mobil Avanza yang parkir di sekitarnya.

Data Daop 7 mencatat terdapat satu korban meninggal dunia dan empat korban luka dalam peristiwa tersebut. Korban meninggal adalah masinis kereta atas nama Mustofa. Sedangkan korban luka berat adalah asisten masinis dan tiga penumpang KA hanya luka ringan.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60