Pencarian populer

Max Sopacua: Kalau KLB, SBY Pasti Tunjuk AHY Jadi Ketum

Anggota senior Partai Demokrat, Max Sopacua saat memimpin konferensi pers mengenai Partai Demokrat di Cikini, Jakarta, Kamis (13/6). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Sejumlah politisi senior Partai Demokrat menginisiasi Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD). Gerakan ini dimaksudkan untuk merespons gonjang-ganjing yang belakangan kerap menerpa PD, mulai dari pernyataan kontroversi para kader, penurunan perolehan suara sampai isu perpindahan koalisi.
ADVERTISEMENT
Menurut Dewan Pembina PD, Ahmad Mubarok, berbagai persoalan itu mendesak untuk diselesaikan segera agar peluang PD di 2024 tidak terganggu. Menurutnya, salah satu wadah penyelesaian yang mungkin dipilih yaitu Kongres Luar Biasa (KLB), yang outputnya berupa pembaruan struktur partai.
Berbicara mengenai KLB, Mubarok menyebut sejauh ini peluang terbesar untuk posisi Ketua Umum (Ketum) Demokrat masihlah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Bila KLB terjadi, mudah saja bagi Demokrat untuk memilih dan menerima AHY.
“Jadi gerakan moral ini ibaratnya kita sedang menyalakan api, asapnya membumbung ke atas. Nah nah untuk itu kader lihat, nah ini benar. Maka akan muncul partisipasi dari teman-teman yang di struktur. Maka ujungnya adalah pada forum organisasi untuk pembenahan secara organisatoris, yang mungkin namanya KLB atau apa,” ungkap Mubarok saat gelar konferensi pers di Cikini, Jakarta Pusat (13/6).
Orasi AHY #MudaAdalahKekuatan di Grand Ballroom XXI Djakarta Theatre, Jumat (3/8). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Senada dengan Mubarok, Anggota Majelis Tinggi Demokrat, Max Sopacua, mengatakan bahwa AHY adalah kandidat ketum yang paling mungkin bagi Demokrat. Hal itu mengingat bagaimana AHY sudah banyak bertugas di Demokrat, terlebih saat selama SBY berada di Singapura.
ADVERTISEMENT
“Kalau KLB kita tidak susah-susah. SBY tinggal menuju Agus Harimurti untuk melanjutkan pemimpin partai ini. Tidak ada masalah. Agus Harimurti yang sudah dipasang di depan. Kalau KLB ya, dia juga acuan dasar bagi kita, untuk maju sebagai pemimpin,” ucap Max.
Sebelumnya, Max bersama sejumlah anggota senior PD lainnya seperti Ahmad Mubarok dan Ishak Yusuf menggelar konferensi pers guna merespon situasi mutakhir PD. Konferensi pers tersebut merupakan bagian dari gerakan para senior PD yang diberi nama Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat.
Gerakan itu dimaksudkan untuk mendorong perbaikan-perbaikan secara menyeluruh terhadap internal partai yang selama Pemilu 2019 dinilai mengalami kemerosotan dalam berbagai hal. Beberapa persoalan itu yaitu menurunnya perolehan suara Demokrat pada Pemilu 2019, ketidakdisiplinan para kader dalam melontarkan pernyataan publik, hingga terkait gonjang-ganjing perpindahan koalisi.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.85