kumparan
25 Agu 2019 18:11 WIB

Melihat Ambulans di Puskesmas yang Tak Bisa Angkut Jenazah Husein

Mobil ambulans di Puskesmas Cikokol, Tangerang. Foto: Maulana Ramadhan/kumparan
Jenazah Husein (8), korban tenggelam di sungai Cisadane, Tangerang terpaksa dibopong oleh pamannya dari Puskesmas Cikokol, lantaran ambulans yang tersedia di puskesmas dikhususkan untuk membawa pasien, bukan jenazah.
ADVERTISEMENT
Setelah menemui keluarga Husein, kumparan lalu mendatangi Puskesmas Cikokol, Tangerang, Minggu (25/8). Begitu tiba di lokasi, tampak satu-satunya mobil ambulans terparkir di halaman puskesmas.
Mobil ambulans di Puskesmas Cikokol, Tangerang. Foto: Maulana Ramadhan/kumparan
Suasana puskesmas juga tampak sepi. Seorang petugas jaga puskesmas mengatakan, untuk hari Minggu, layanan yang tersedia memang hanya perawatan unit gawat darurat.
"Minggu pada libur. Yang ada cuma buat unit gawat darurat," ujar pria yang enggan disebut namanya itu.
Ia enggan berkomentar terkait polemik ambulans di puskesmas Cikokol yang belakangan viral di media sosial. "Kalau itu langsung ke dinas aja besok mas. Kita dimintanya begitu," lanjutnya.
Puskesmas Cikokol Kota Tangerang. Foto: Maulana Ramadhan/kumparan
Dari pantauan, ambulans tersebut bertuliskan "ambulans gawat darurat 119" Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Di badan mobil juga terterta nomor layanan 119 dan 021-55771135.
ADVERTISEMENT
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Liza, menyebut ambulans yang tersedia di Puskesmas Cikokol adalah ambulans 119. Fasilitas di dalamnya diperuntukkan pasien dalam keadaan darurat, bukan jenazah.
"Ambulansnya yang Puskesmas Cikokol 119 lho, bukan ambulans biasa. Di dalamnya tuh ada alat kesehatan, ventilator, oksigen segala macam. Jadi kalau mau dipakai buat jenazah pun itu harus dikeluarin (alat-alatnya), kan enggak mungkin itu nempel," ujarnya saat dihubungi kumparan, Minggu (25/8).
Mobil ambulans di Puskesmas Cikokol, Tangerang. Foto: Maulana Ramadhan/kumparan
Terkait kebijakan puskesmas yang tidak menggunakan ambulans untuk membawa jenazah Husein, Liza menyebut bahwa ambulans memiliki fungsi yang berbeda dengan mobil jenazah.
"Pelayanan kesehatan dan kematian beda. Secara aturan juga beda," kata Liza.
Liza enggan berkomentar lebih jauh terkait perkara ini karena masih berada di luar kota. Ia menyebut akan menjelaskannya secara detail, Senin (26/8) besok.
ADVERTISEMENT
"Besok pukul 10.00 WIB ya. Kita cerita jadi ambulans tuh apa sebenernya, pelayanan gimana. Jadi kalau kepala dingin lebih enak. Kalau sekarang malah jadi heboh," jelasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·