Pencarian populer

Membangun Billboard dari Sampah Plastik

Tampilan Billboard #NiatMurni Ades yang terbuat dari sampah plastik botol. Foto: dok. Ades
Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa sampah plastik menjadi polutan terbesar yang diproduksi setiap tahunnya. Melalui gerakan #NiatMurni, Ades mengajak masyarakat untuk mulai peduli dengan lingkungan dan memanfaatkan sampah plastik menjadi benda bernilai lebih.
ADVERTISEMENT
Salah satunya adalah dengan mengajak masyarakat mengumpulkan sampah botol pastik di sekitarnya di acara Car Free Day (CFD) di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Medan. Sampah-sampah yang dikumpulkan sejak Maret hingga April ini kemudian diubah menjadi billboard pertama di Indonesia yang terbuat dari sampah botol plastik.
"NiatMurni ini kami hadirkan lebih dari sekedar kampanye marketing, tapi merupakan langkah awal yang mengajak konsumen untuk menyadari pentingnya mengelola sampah, khususnya sampah botol plastik," kata Marketing Manager Hydration Coca-Cola Indonesia, Mohamad Rezki Yunus, dalam keterangannya, Rabu (29/5).
Rezki menuturkan, billboard yang dipasang di enam kota selama dua bulan ini awalnya dibuat untuk memberikan wawasan bagi masyarakat tentang pengelolaan sampah. Tak hanya itu, ia berharap melalui billboard ini, masyarakat bisa sadar jika sampah botol plastik pun bisa diubah menjadi benda berguna dan memiliki nilai lebih.
Public Affairs and Communication Director Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo (kiri) dan Marketing Manager Hydration Coca-Cola Indonesia, Mohamad Rezki Yunus (kanan). Foto: dok. Ades
"Dan langkah penting pertama untuk dapat menciptakan ekonomi berkelanjutan dari sampah botol plastik ini harus dimulai dengan menciptakan kesadaran bersama akan pentingnya mengumpulkan kembali sampah botol plastiknya," tegasnya.
ADVERTISEMENT
Menurut Rezki, gerakan #NiatMurni ini juga selaras dengan visi 'World Without Waste' yang digaungkan oleh Coca-Cola sebagai perusahaan induk. Sejak tahun 2018, Coca-Cola Company sudah mulai membantu mengumpulkan dan mendaur ulang kemasan mereka.
"'World Without Waste' ini sangat penting bagi kami, karena kami percaya untuk memiliki bisnis yang sehat, kami perlu hidup dan beroperasi di komunitas yang juga sehat," jelas Public Affairs and Communication Director Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo.
Sampah botol plastik yang digunakan untuk membuat billboard itu nantinya akan diproses lebih lanjut oleh Greeneration Indonesia melalui Waste4Change. Sampah ini nantinya akan dicacah, dicuci, dan dilelehkan untuk dijadikan biji Polyethylene terepthalate (PET) yang telah didaur ulang.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80