kumparan
5 Agu 2019 16:37 WIB

Mendagri: Tak Ada Kaitan Izin FPI dengan Masalah Rizieq Syihab

Mendagri Tjahjo Kumolo di acara wisuda Praja IPDN, Jatinangor. Foto: dok. Kemendagri
Kementerian Dalam Negeri masih mempertimbangkan penerbitan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) ormas Front Pembela Islam (FPI). Sebagian pihak mengaitkan antara penerbitan SKT FPI dengan kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Syihab.
ADVERTISEMENT
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan, tidak ada hubungannya antara rencana pemulangan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab dengan pemerintah. Tjahjo tegas menyebutkan, Rizieq pergi ke Saudi dengan sendirinya, dan pulang juga harusnya dengan keinginannya sendiri.
"Enggak ada hubungannya, urusan perpanjangan pengajuan izin (FPI) dengan Habib Rizieq," jelas usai menghadiri wisuda Praja di Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (5/8).
"Enggak ada deal politik, cuma urusan administrasi saja. Urusan Habib Rizieq ya dia kan pergi sendiri, masa ada kaitannya," imbuh Tjahjo.
Massa kawal pemanggilan Habib Bahar bin Smith di depan Bareskrim Mabes Polri, Gedung KKP. Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan
Selain itu, Tjahjo juga menegaskan, tidak ada hubungannya antara Habib Rizieq dengan persoalan perpanjangan SKT FPI yang hingga saat ini belum bisa diterbitkan pemerintah. Menurut Tjahjo, perpanjangan izin ormas FPI murni persoalan administrasi, tidak ada unsur politis.
Habib Rizieq Syihab. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
"Bukan kewenangan saya, dia pergi ya pergi sendiri kok, masa mau pulang suruh pikirin," kata Tjahjo.
ADVERTISEMENT
Sehingga, lanjut Tjahjo, masalah perpanjangan izin SKT ormas FPI hanya terkait dengan administrasi dan prinsip kepatutan saja.
"Bukan (dipolitisasi), enggak ada masalah. Ini hanya masalah administrasi dan prinsip saja," tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan