Pencarian populer
13 Agustus 2018 17:02 WIB
0
0
Menggapai Asa di Taman Baca Kolong Fly Over Ciputat
Dua orang anak membaca buku cerita di Taman Baca Kolong fly over Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (13/8/2018). (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
Anak-anak antusias berkumpul di Taman Baca Masyarakat Kolong yang dulunya sebatas pos Satuan Polisi Pamong Praja dan kini disulap menjadi perpustakaan mini. Program bimbingan belajar ini awalnya di prakasai oleh komunitas OI tangsel dan Fisip UIN pada tahun 2016, dengan konsep Taman Bacaan Masyarakat (TBM).
Konsep taman bacaan bukan hanya wadah yang yang ada di kolong jembatan ciputat ini, dimulai pada tahun 2017 para pejuang pendidikan dari komunitas mahasiswa mengembangkan taman bacaan menjadi program pendidikan swadaya masyarakat tanpa donasi, dukungan dari pemprov Tangsel hanya sebatas memfasilitasi tempat dan ornamen taman bermain untuk anak-anak.
Sejumlah orang tua membawa anaknya ke Taman Baca Kolong fly over Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (13/8/2018). (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
Anak-anak yang belajar bersama dengan komunitas TBM berasal dari anak pedagang kaki lima depan Pasar Ciputat dan masyarakat sekitar. Taman baca kolong jembatan tersebut sering di isi beberapa kegiatan kelas antaranya kreativitas di hari Minggu, kelas bimbel Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 16.00 WIB. Para tenaga pengajar dari taman baca kolong jembatan ini merupakan para mahasiswa berbagai universitas seperti dari Fisip UIN, Unpam, UNJ, Budiluhur dll.
Sejumlah anak belajar mengenal huruf abjad di Taman Baca Kolong fly over Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (13/8/2018). (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
Pengelolaan dilakukan oleh Doni sebagai ketua dan Devina sekretaris dari Fisip UIN. Tiap minggunya para ibu yang menitipkan anaknya di taman baca ini mengumpulkan ekobrik, yaitu satu di antara teknik daur ulang sampah dengan cara sangat sederhana. Hal ini untuk karya kreatifitas dan membuat karya daur ulang dari sampah rumah tangga.
Sejumlah anak bermain di Taman Baca Kolong fly over Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (13/8/2018). (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
TBM Kolong Ciputat kini sudah jauh berkembang sejak awal berdirinya tahun 2016 silam. Berdasarkan keterangan Devina, salah satu pengelola TBM dari Komunitas Fisip Mengajar, dengan memanfaatkan sebuah bangunan terbengkalai di bawah kolong jalan layang Ciputat, dirinya bersama temanya berhasil menyulap tempat tersebut jadi ramai dengan kegiatan warga membaca dan berkumpul selain itu pada Lomba Apresiasi GTK PAUD DIKMAS dalam kategori Taman Bacaan Masyarakat yang diselenggarakan di Pontianak 8-14 Juli 2018 TBM kolong jembatan ini berhasil menjuarainya.
Sejumlah anak bermain permainan tradisional di Taman Baca Kolong fly over Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (13/8/2018). (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
Dalam perlombaan tersebut, Seiken Romadhan, pengelola TBM atau Doni, sapaan akrabnya, mempresentasikan karya nyata kegiatan, program serta strategi pengelolaan Taman Bacaan Kolong yang berjudul, “S.M.A.R.T sebagai strategi pengelolaan TBM Kolong melalui program C-More dalam membentuk karakter masyarakat kolong.
Sejumlah anak bermain permainan tradisional di Taman Baca Kolong fly over Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (13/8/2018). (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
Dirinya mewakili Taman Bacaan Masyarakat Kolong Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan, sekaligus mewakili Provinsi Banten dalam lomba yang mempertemukan TBM-TBM dari 34 provinsi di Indonesia. Sebelumnya, TBM Kolong berhasil lolos seleksi di tingkat kota/kabupaten, provinsi hingga berhasil mendapatkan juara 1 TBM Terbaik di Indonesia diikuti Jawa Tengah di urutan ke-2 dan Aceh di urutan ke-3. Keberhasilan ini tentu menjadi penghargaan terbesar bagi TBM Kolong yang berdiri sejak tanggal 4 Juni 2016.
Sejumlah orang tua membawa anaknya ke Taman Baca Kolong fly over Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (13/8/2018). (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
Bangunan kecil tersebut perlahan mulai diperhatikan pemerintah setempat dengan dibangunnya beberapa fasilitas seperti lemari rak buku, lapangan futsal dengan rumput sintetis, saung dan buku yang kian hari menambah jumlahnya.
Sejumlah orang tua membawa anaknya ke Taman Baca Kolong fly over Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (13/8/2018). (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
Semua ini berdasarkan niatan iklas dari pada relawan yang terus berjuan diatas kekhawatiran pendidikan untuk masyarakat agar lebih membuka wawasan serta majunya pendidikan di Negeri Indonesia.
Bagi mereka relawan TBM kolong jembatan Ciputat, mempunyai visi yaitu “Seribu langkah akan selalu diawali dengan langkah pertama" dan inilah langkah pertama kami. dengan selalu menerima kritik dan terus percaya serta peduli kepada masyarakat umum untuk terus mencerdaskan anak bangsa.
Sejumlah anak bermain permainan tradisional di Taman Baca Kolong fly over Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (13/8/2018). (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: