• 0

Menhan Minta Prajurit Kostrad Bersiap Berantas Teroris

Menhan Minta Prajurit Kostrad Bersiap Berantas Teroris


Menhan

Menhan di Difif I Kostrad Cilodong. (Foto: Soejono Eben Ezer Saragih/kumparan)
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan setiap pihak yang tak sepakat dengan Pancasila untuk angkat kaki dari Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat menanggapi adanya isu politik dalam aksi terorisme yang terjadi belakangan ini.
"Saya enggak mendengar itu, yang penting harus Pancasila. Mau bukan politik, atau tentara, atau siapa itu pokoknya yang tidak mau Pancasila silakan ke luar dari sini (Indonesia) gitu aja," tegas Ryamizard saat memberikan pengarahan prajurit Divisi Infanteri 1/Kostrad di GOR Kartika, Cilidong, Depok, Selasa (22/5).

Ryamizard Ryacudu dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto

Ryamizard Ryacudu dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Dalam pengarahan ini, ia meminta agar prajurit TNI mematangkan kesiapan menghadapi ancaman global, termasuk terorisme. Sebab, Ryamyzard menerangkan, para teroris memiliki tujuan untuk mengubah ideologi bangsa.
"Jadi gini teroris ini, satu itu mengganti ideologi negara itu enggak boleh itu, seluruh rakyat melawan apalagi TNI sudah ada marganya, sudah ada sumpahnya, tidak kenal menyerah sampai kapan pun soal itu," ujarnya.
Oleh karena itu, Ryamizard berpesan agar prajurit TNI terus menanamkan nilai-nilai pancasila dalam melaksanakan tugasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan penanganan dan pemberantasan terorisme membutuhkan keterlibatan semua pihak. Hal tersebut juga diakui oleh negara besar lainnya.
"Menghadapi teroris itu bukan hanya polisi, tentara saja, tapi semuanya. Saya besok ke Singapura atau ke mana, atau ke Amerika, pasti ngomong gitu. Jadi sama-sama menghadapinya,"pungkasnya.

NewsPolitikMenhanTerorismePancasila

presentation
500

Baca Lainnya