kumparan
14 Feb 2019 18:17 WIB

Mensos Bagikan 1.000 Paket Sembako di Medan

Mensos Agus Gumiwang di Kantor Wapres (27/08/2018). Foto: Kevin Kurnianto/kumparan
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita bagikan seribu paket sembako kepada masyarakat miskin di Lapangan Benteng, Medan, Kamis (14/2).
ADVERTISEMENT
Agus mengatakan pembagian sembako itu merupakan bagian dari program bantuan Kemensos yang dipercaya mampu meringankan beban masyarakat.
"Karenanya perlu kerjasama dengan pemerintah daerah di Sumut dan Kota Medan agar program di Kementerian Sosial sepenuhnya dapat dimanfaatkan," ucapnya.
“Pembagian sembako kali ini 1.000. Insyaallah ke depan akan kami bantu lagi berdasarkan usulan dari Pemkot,” tambah Agus.
Agus juga menuturkan, pemerintah terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan. Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini angka kemiskinan berada di angka 9,66 persen. Meski sudah single digit, menurutnya angka itu masih dinilai cukup tinggi.
“Ini upaya dan kerja keras kita yang sudah membuahkan hasil. Ini bukan kebetulan. Ini karena sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, beserta stakeholder yang lain,” ucapnya.
ADVERTISEMENT
Dalam kesempatan itu Agus juga meminta kepada masyarakat untuk melapor ke kepolisian apabila menemukan penyelewengan bantuan.
Menteri Sosial Agung Gumiwang saat menyapa masyarakat di acara pemberian seribu sembako kepada masyarakat miskin di Lapangan Benteng, Medan, Kamis (14/2). Foto: Rahmat Utomo/kumparan
“Kami sudah bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk membantu agar pelaksanaan program-program yang ada di kami berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dalam kegiatan bagi-bagi sembako itu tampak ratusan masyarakat berdesakan menukarkan kupon dengan paket sembako yang berisi beras, minyak, dan gula.
Sebagian dari mereka mengaku baru pertama sekali mendapatkan bantuan sembako dari pemerintah. Seperti yang dirasakan salah seorang warga Medan, Wahyuni.
“Ini baru pertama kali. Tapi maunya sering,” ujar wanita berusia 35 tahun ini.
Masyarakat saat mengantri sembako pemberian Menteri Sosial Agung Gumiwang di Lapangan Benteng, Medan, Kamis (14/2). Foto: Rahmat Utomo/kumparan
Ia mengatakan hidupnya serba kekurangan, penghasilan suaminya sebagai penarik becak dirasa pas-pasan. Sehingga ia sangat terbantu dengan bantuan ini.
ADVERTISEMENT
Sebab sebelumnya ia tak pernah mendapat bantuan, dan orang lain yang menurutnya mampu justru mendapatkan sembako.
“Bingung juga ada bantuan seperti ini. Sebelumnya bantuan raskin (beras untuk masyarakat miskin) juga enggak pernah dapat. Malah yang punya mobil kok dapat,” kata Wahyuni.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan