kumparan
12 Okt 2017 14:03 WIB

Menu Makanan Mantan Presiden Korsel di Penjara Picu Kecaman

Park Geun Hye, Presiden Korsel. (Foto: Kim Hyun-tae/Yonhap via Reuters)
Menu makanan mantan Presiden Korea Selatan Park Geun Hye di dalam penjara menuai kecaman. Pasalnya makan itu dianggap terlalu mewah untuk seorang narapidana kasus korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.
ADVERTISEMENT
Diberitakan media Korea Herald, Kamis (12/10), makanan Park di dalam penjara disebut lebih baik dibanding menu makan siang di sekolah. Dalam sebuah foto yang beredar, menu makan Park terdiri dari kuliner Barat, seperti roti, sup, dan salad.
Ada juga makanan korea seperti sup ketan, mi chapjae, dan kukusan kimchi dengan daging babi. Menu ini dianggap sangat memperhatikan kandungan gizi dan kebutuhan pangan harian narapidana.
"Di masa lalu, tahanan hanya diberi makan nasi dan kacang, tapi itu berubah jika melihat menu saat ini di tahanan," ujar laporan media KBS tahun 2015 lalu, dikutip oleh Korea Herald.
Untuk satu kali makan, tahanan di penjara Korsel mendapatkan menu seharga sekitar 1.500 won, hampir Rp 18 ribu.
ADVERTISEMENT
Banyak netizen mempertanyakan mengapa Park diperlakukan istimewa. Mereka mengatakan, makanan yang diberikan kepada Park lebih baik ketimbang kebanyakan masyarakat di negara itu.
"Banyak mahasiswa yang tidak mampu membeli makanan hangat, mereka terpaksa kelaparan atau membeli kimbap dari swalayan. Bagaimana bisa mantan presiden Park yang melakukan kejahatan federal dan menipu seluruh negeri mendapat pelakuan yang baik seperti itu?" ujar seorang netizen.
Park dimakzulkan pada Desember tahun lalu dan diselidiki atas kasus korupsi. Dia disebut menggunakan kekuasaannya untuk memudahkan bisnis sahabatnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan