kumparan
26 Nov 2017 11:07 WIB

Meriahnya Kirab Kebangsaan saat Ribuan Penari Unjuk Kebolehan

Atraksi di Kirab Kebangsaan (Foto: Raga Imam/kumparan)
Sekitar 8.000 penari dari berbagai kalangan usia ikut serta dalam kemeriahan Kirab Kebangsaan memperingati Hari Pahlawan yang digelar di Area Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
ADVERTISEMENT
Pantauan kumparan (kumparan.com) di Monas, Minggu (26/11), tari massal ini dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Penari yang telah datang sejak pagi ini tak menyia-nyiakan kesempatan untuk tampil di hadapan ratusan warga serta Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Tari kolosal yang diikuti 8000 penari (Foto: Rizki Mubarok/kumparan)
Banyaknya warga yang berkumpul untuk melihat atraksi tersebut, membuat penari yang jumlahnya ribuan hampir tak mendapat tempat untuk menari. Alhasil, petugas keamanan dari satuan polisi pamong praja sempat meminta warga untuk mundur.
Para penari dengan pakaian serbah merah ini kompak dengan tangan kanan dan kiri berputar dari atas ke bawah untuk mengikuti irama musik.
Salah satu peserta tari dari Sanggar Srikandi mengatakan, ia bersama belasan temannya hanya berlatih satu kali untuk menentukan gerakan.
"Satu kali kalau latihan, buat samakan gerakan dengan yang lain," kata Indah kepada kumparan.
Tari massal di Monas (Foto: Rizki Mubarok/kumparan)
Sementara Hendra, salah seorang panitia penyelenggara mengatakan, atraksi tari ini tidak hanya dilakukan oleh penari remaja. Penari senior juga ikut ambil bagian dalam parade budaya menari massal tersebut.
ADVERTISEMENT
"Engga (remaja), orang tuanya juga ada kok yang berpartisipasi," ungkap Hendra.
Tari massal di Monas (Foto: Rizki Mubarok/kumparan)
Kirab Kebangsaan dimulai dengan atraksi Parade Budaya, yang secara resmi dibuka oleh Wagub Sandiaga Uno di Jalan Jenderal Sudirman pukul 07.30 WIB. Banyak komunitas yang ikut meramaikan Kirab Kebangsaan tersebut. Selain Aktraksi Tari ada juga Komunitas Sepatu Roda, Parade Panglima Sudirman, Aksi Freestyle Bola Basket, Marching Band, Komunitas Sepeda Ontel dan BMX, Supporter Sepak Bola Persija Jakarta (The Jak), hingga pertunjukan barongsai.
Ada juga atraksi pesilat Betawi, Reog Ponorogo, serta parade ondel-ondel.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan