kumparan
30 Jan 2019 16:15 WIB

OSO Optimistis Hanura Lolos Parlemen: Ambang Batas 4 Persen Kecil Itu

Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang atau OSO (tengah) di Aula Partai Hanura, Jalan Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (30/1). (Foto: Muhammad Lutfan Darmawan/kumparan)
Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) optimistis partainya bisa lolos parlemen dalam Pileg 2019. Meski, dalam berbagai survei, Hanura terancam tak lolos Parliamentary Threshold (PT) atau ambang batas parlemen 4 persen.
ADVERTISEMENT
"Itu kecil. Kecil itu 4 persen. Makanya saya bilang kita enggak berpegang pada prediksi dari survei-survei. Survei boleh aja enggak apa-apa," kata OSO di Aula Partai Hanura di Jalan Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (30/1).
OSO mengatakan pihaknya punya survei internal terkait Pileg 2019. Menurutnya, dalam survei itu, elektabilitas Hanura aman dan mencapai 4 persen. Namun, ia tak menjelaskan lebih jauh terkait survei internal Hanura itu.
"Itu untuk prediksi (survei) tapi prediksi pelaku kan ada. Ada silent prediction dari Hanura kan itu tentu kepentingannya tidak untuk dilihat partai lain. Yang saling ngintip supaya lebih. Kita enggak. Kita diam-diam," ujarnya.
Ilustrasi Partai Hanura (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)
OSO menyebut rakyat berharap lebih pada Hanura di parlemen. OSO mengatakan, Hanura memiliki modal untuk bisa tembus 4 persen, yakni hati nurani yang akan diberikan kepada rakyat.
ADVERTISEMENT
"Hati nurani. Rakyat itu bener-bener minta dilindungi," pungkasnya.
Salah satu survei yang menyebut Hanura terancam tak lolos adalah survei dari Charta Politika Indonesia. Survei yang dilakukan periode 22 Desember hingga 2 Januari 2019 itu menyebut Hanura masuk dalam 8 partai yang terancam tak lolos parlemen, bersama Perindo, PAN, PSI, Hanura, PBB, Partai Berkarya, Partai Garuda, dan PKPI. Survei dilakukan dengan responden sebanyak 2.000 sampel dan margin of error sebesar 2,19 persen.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan