kumparan
19 Apr 2018 8:31 WIB

PAN Sodorkan Zulkifi Hasan Jadi Cawapres Prabowo: Mandat Rakernas

Zulkifli Hasan saat konfrensi press. (Foto: ANTARA FOTO/ Reno Esnir)
Partai Amanat Nasional tidak menampik telah menyodorkan nama ketua umumnya Zulkifli Hasan sebagai pendamping Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019.
ADVERTISEMENT
Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno hanya menyebutkan, partainya sudah sejak Rakernas pada 2017 sudah menginginkan Zulkifli ikut dalam Pilpres 2019. Terlepas sebagai Cawapres atau Capres.
"Apa yang disampaikan Pak Sandi (Sandiaga Uno) sejalan dengan kebijakan kami. Pak Zulkifli maju dalam kontestasi Pilpres 2019," kata Eddy saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Kamis (19/4).
Namun, Eddy menegaskan, dengan adanya penyodoran nama Zulkifli ke Prabowo bukan berarti partainya telah menutup kemungkinan berkoalisi dengan partai lain. Saat ini, disebut Eddy, PAN masih membuka semua kemungkinan untuk mengusung Zulkifli.
"Sekarang semua pihak dan semua kalangan tidak ada yang tidak kita ajak bicara," kata Eddy.
Sandiaga Uno di RS Tarakan (Foto: Mirsan Simamora/kumparan)
Kabar PAN mulai merapat ke Prabowo Subianto untuk mencalonkan diri dalam Pilpres 2019 dilontarkan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga uno. Menurut Sandi, PAN telah menyodorkan nama ketua umumnya, Zulkifli Hasan, untuk menjadi cawapres Prabowo. Meskipun, partai itu belum secara resmi mendeklarasikan diri bergabung dengan koalisi Prabowo.
ADVERTISEMENT
"Pak Dzulkifli Hasan yang diajukan. Dan ada beberapa nama lagi. Mudah-mudahan. Kita ingin menarik semua untuk bergabung dengan koalisi kami yang fokus untuk perbaikan pembangunan ke depan dengan titik fokus ke ekonomi," jelas dia.
Sandi menilai, Zulkifli Hasan cukup dipertimbangkan oleh Gerindra. Pasalnya, Ketua MPR itu memiliki rekam jejak yang baik. Namun, Sandi mengaku, keputusan soal cawapres itu masih akan dibahas lebih dalam oleh internal Partai Gerindra.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan