Pencarian populer

Panitia Batalkan Syiar Kekhalifahan di Masjid Az-Zikra

Yayasan Nur Syarikah di Kemayoran. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)

Syiar kekhalifahan yang akan digelar di Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor batal digelar. Polisi tidak memberikan izin. Acara itu dinilai bertentangan dengan ideologi NKRI.

Pihak kepolisian juga merilis nama penyelenggaran acara itu yakni Yayasan Nur Syakirah. kumparan pada Selasa (13/11) mencoba mencari tahu alamat kantor yayasan itu. Lewat situs syiar Islam tercantum nama alamat kantor yayasan.

Dan akhirnya penelusuran kumparan sampai ke kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Di sebuah rumah terpampang baliho bertuliskan Yayasan Nur Syakira kumparan lalu mengucapkan salam, dan tak lama dari dalam keluar seorang pria.

Hanya saja informasi yang diberikan pria itu cukup mengejutkan. Kata dia, yayasan tak terkait acara syiar kekhalifahan. Keterangan ini jelas berbeda dengan apa yang disampaikan lewat situ syiar kekhalifahan.

Lewat telepon yang tercantum di situs kumparan kemudian mengonfirmasi ketua panitia acara tersebut, yakni Hadi Salam.

Menurut Hadi panitia mendapatkan pinjaman tempat dari ketua yayasan yang kebetulan pengurus Masjid Agung Kemayoran. Maka itu ia menjadikan lokasi yayasan sebagai sekretariat panitia acara.

“Yayasan itu enggak ada sangkut pautnya sama acara. Jadi kita tadinya mau mengadakan di Masjid Agung kemayoran. Tapi sama pengurus masjid yang kebetulan ketua yayasan diberi tempat di yayasan itu sebagai sekretariat. Jadi enggak ada hubungannya,” kata Hadi.

“Kalau kami (panitia) ada orang dermawan yang mau berbaik hati ya kami terima,” tambahnya.

Hadi juga mengatakan pihaknya tidak akan menggelar acara tersebut karena tidak mendapatkan izin dari kepolisian.

“Kita patuh saja dengan aturannya. Karena tidak mendapat izin ya tidak jadi,” kata Hadi.

Sebelumnya di depan Yayasan Nur Syakirah terdapat sepanduk berukuran 2x1 meter yang berisi “Sekretariat Syiar dan Silaturahmi Kekhalifahan Islam Se-Dunia”. Namun sekitar pukul 18.50 WIB sepanduk tersebut dicopot oleh tiga pria.

Salah satu dari tiga orang tersebut, Totok mengatakan sepanduk itu dicopot karena ada perintah dari panitia.

“Iya ada perintah untuk dicopot dulu, ya dicopot aja,” kata pria yang mengaku tinggal di rusun kemayoran tersebut.

Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky mengatakan tidak memberikan izin acara Syiar dan Silaturahim Kekhalifahan Islam Se-Dunia yang akan digelar di Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor pada Sabtu (17/11). Polisi beralasan karena acara tersebut berkaitan dengan penggantian sistem NKRI.

“Dari hasil pengecekan dan penyelidikan polisi, kegiatan yang akan dilaksanakan tersebut sangat berkaitan erat dengan khilafah untuk mengganti sistem pemerintahan NKRI dari Pancasila, demokrasi menjadi khilafah," kata Dicky.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60