kumparan
18 Agu 2018 18:57 WIB

Pasukan Drone Buster Bersiaga di Opening Asian Games

Pasukan Drone Buster. (Foto: Twitter/TNI AU)
TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengunggah foto bentuk senjata anti drone yang akan dioperasikan selama Pembukaan Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno. Tampak dalam foto tersebut beberapa pasukan TNI memegang senjata anti drone dan mengawasi langit.
ADVERTISEMENT
Lewat akun twitternya @_TNIAU memperingatkan kepada publik agar tidak menerbangkan drone atau pesawat tanpa awak selama opening ceremony Asian Games 2018 di kawasan Gelora Bung Karno. Jika tetap ngotot menerbangkan, aparat yang berjaga tak segan menembak drone menggunakan senjata anti drone.
Drone yang boleh terbang di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) adalah drone yang terdaftar sebelumnya. Adapun Paspampres telah mengantongi daftar pesawat tanpa awak tersebut yang diizinkan dan diperbolehkan terbang.
"TNI AU Lewat akun twitternya @_TNIAU memperingatkan kepada publik agar tidak menerbangkan drone atau pesawat tanpa awak selama opening ceremony Asian Games 2018 di kawasan Gelora Bung Karno. Jika tetap ngotot menerbangkan, pasukan akan menembak drone menggunakan senjata anti drone," tulis akun twitter TNU AU itu, Sabtu (18/8).
ADVERTISEMENT
Sebelumnya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tak mau ambil risiko ada drone yang tak terkendali dan membahayakan. Ia memiliki 2 strategi untuk menghalau drone saat pembukaan Asian Games.
Pertama, disiapkan alat untuk mengacak sinyal drone dalam radius 1-3 kilometer. Jika alat pengacak diaktifkan, dipastikan tak ada lagi drone yang terbang mendekat ke area GBK.
“Kita enggak mau ambil risiko, drone itu menyasar VIP, contohnya terakhir di Venezuela,” kata Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, saat menggelar Konferensi Pers di Media Center Asian Games, GBK, Senayan, pada Sabtu (18/8).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan