Pencarian populer

PDIP Solo soal Karangan Bunga Dianggap Ucapan Kematian: Niat Kami Baik

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)

Kiriman karangan bunga PDIP ke kantor pusat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi, yang berjarak 200 meter dari kediaman Jokowi, ditanggapi sinis Ketua BPN Djoko Santoso yang menyebut sebagai ucapan kematian.

Namun, PDIP Solo enggan membalasnya tanggapan sinis itu. Ketua DPC PDIP Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengatakan niat PDIP mengirim karangan bunga merupakan ucapan selamat atas diresmikan kantor pusat BPN Prabowo-Sandi di Solo.

"Kalau ditanggapi sinis enggak apa-apa. Kami kirim karangan bunga itu niatnya baik kok," ujar Rudy saat dihubungi, Jumat (11/1).

Posko pemenangan Pileg dan Piplpres PDIP Banjarsari memberikan ucapan selamat atas peresmian Kantor Pusat BPN Prabowo-Sandi di Solo, Jawa Tengah. (Foto: kumparan)

Rudy yang juga menjabat Wali Kota Surakarta ini menjelaskan kalau kiriman bunga itu sesuai arahan pimpinan DPP PDIP yang berpesan untuk menjaga persaudaraan. Bahkan, kata dia, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam HUT ke-46 PDIP berpesan untuk menjaga persatuan dengan siapapun.

"Jaga persaudaraan, persahabatan, kerja yang baik. Jangan sampai mengejek, memfitnah dengan siapa pun. Kita semua saudara," kata dia.

Peresmian Kantor Pusat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Solo, Jawa Tengah. (Foto: kumparan)

Rudy berpesan pada seluruh kader agar menanggapi persoalan tersebut secara bijaksana. Terlebih, menurutnya, PDIP selama ini sudah terbisa menerima perlakuan sinis dari pihak lain.

"Kalau kubu sebelah sinis silakan. Kita di Solo semuanya tidak pernah mengajarkan berkata sinis. PDIP tidak akan terpancing provokasi dalam bentuk apapun. Sebagai warga Solo tetap komitmen menjaga kondusifitas dan keamanan Kota Bengawan," kata dia.

"Mari kita bersama-sama menjaga persatuan. Jangan sampai kita terpecah belah," pungkasnya.

Pers rilis peresmian Kantor Pusat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Solo, Jawa Tengah. (Foto: kumparan)

Ketua BPN Prabowo - Sandi Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso sebelumnya menganggap kiriman karangan bunga PDIP Solo itu sebagai sindiran ucapan 'kematian' bagi Prabowo - Sandi di Solo. Mengingat Solo basis Jokowi.

"Kiriman karangan bunga PDIP, enggak apa-apa, ini menunjukkan peradaban yang dia pertontonkan supaya kita (Prabowo-Sandi) mati, ya kan?" kata Djoko usai peresmian, Jumat (11/1).

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Rabu,22/05/2019
Imsak04:25
Subuh04:35
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.22