Pencarian populer

Pengacara yang Bantu Klien Melarikan Diri Bisa Dipidana

Ilustrasi hukum (Foto: Pixabay)

KPK pernah mengingatkan bahwa melakukan upaya menghalangi proses penyidikan bisa dijerat dengan pidana. Aturan tersebut diatur pada pasal 21 Undang-Undang Tipikor. Ancaman hukumannya, paling singkat bisa dipenjara selama 3 tahun dan paling lama hingga 12 tahun.

Ahli Hukum Universitas Indonesia, Gandjar Laksmana Bonaprapta, menyebut bahwa pasal itu bisa dijerat kepada mereka yang menghalangi penyidikan. Namun tidak bisa diterapkan pada orang yang menjadi tersangka utama pidana itu atau keluarganya.

Gandjar pun memastikan bahwa pengacara pun bisa dijerat dengan pasal tersebut. "Bisa," kata Gandjar dalam pesan singkatnya saat dikonfirmasi, Sabtu (18/11).

Gandjar beralasan bahwa pengacara seharusnya memberikan nasihat hukum sesuai dengan tindakan hukum. Bila memberikan anjuran untuk melakukan perbuatan di luar tindakan hukum maka pasal 21 UU Tipikor itu bisa dikenakan.

"Pengacara itu memberi nasihat hukum dan membela klien dalam kerangka tindakan hukum. Apakah melarikan diri adalah saran sesuai hukum? Apakah perbuatan klien melarikan diri adalah dalam kerangka pembelaan/tindakan hukum? Tidak! Justru melawan hukum," kata Gandjar.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: