kumparan
17 Apr 2019 14:50 WIB

Pesan Mbah Moen untuk Capres Terpilih

KH Maimoen Zubair saat mencoblos di TPS 05 Desa Karangmangu, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Foto: Afiati Tsalitsati/Kumparan.
Ulama kharismatik asal Rembang, KH Maimoen Zubair, atau akrab disapa Mbah Moen menitip pesan kepada calon presiden yang terpilih pada pilpres 2019. Mbah Moen berpesan agar capres terpilih tetap menjunjung sifat adil dan jujur.
ADVERTISEMENT
Adil yang dimaksud Mbah Moen adalah berpegang pada kebenaran dan tidak memihak dalam menjalankan hukum serta senantiasa jujur sesuai dengan janji yang diucapkan saat berkampanye.
"Ya harus kewajiban pimpinan adalah adil dan jujur. Adil itu dalam hukum, jujur itu artinya jangan menyeleweng (dari janji kampanye)," ujar mbah Moen, usai mencoblos di TPS 05, Desa Karangmangu, Kecamatan Sarang, Rembang, Jawa Tengah, Rabu (17/4).
KH Maimoen Zubair Tiba di TPS 05 di Halaman Rumah H Anshori, didampingi putranya Taj Yasin Mz dan Majid Kamil Mz. Foto: kumparan
Selain itu, pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar itu juga mengingatkan kepada masyarakat agar berpartisipasi dalam pemilu dan jangan sampai golput.
"Memilih pemimpin yang paling baik itu wajib hukumnya, jadi jangan sampai kemudian kita jadi golput," kata dia.
KH Maimoen Zubair saat mencoblos di TPS 05 Desa Karangmangu, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Foto: Afiati Tsalitsati/Kumparan.
Mbah Moen nyoblos di TPS 05, Desa Karangmangu, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang. Dia bersama ibu Nyai Neni Maryam Syafa'ati, putra keenamnya Gus Aburrouf, dan putra ketujuhnya sekaligus Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin MZ, beserta sang istri Nawal Nur Arafah.
ADVERTISEMENT
Ketika datang ke TPS sekitar pukul 11.00 WIB, Mbah Moen dan keluarga kompak berpakaian warna putih. Di usianya yang senja, Mbah Moen melakukan sendiri pencoblosan dari balik bilik suara.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan