kumparan
16 Jul 2018 9:03 WIB

Polda Jabar Tangkap 25 Teroris Pasca-Bom Surabaya, 5 Ditembak Mati

Apel Pengamanan Lebaran Polda Jabar (Foto: Iqbal Tawakkal/kumparan)
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan bahwa jajarannya berhasil mengamankan 25 pelaku teror. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari operasi penanggulangan terorisme merespons kejadian di Mako Brimob dan Bom Surabaya Mei lalu.
ADVERTISEMENT
"Khusus Polda Jabar, ada 25 yang dilakukan penegakan hukum," ujar Agung di Indramayu sebagaimana dilansir Antara, Senin (16/7).
Penangkapan ke-25 jaringan teroris tersebut merupakan operasi guna menangkal dampak teror Lapas Cipinang cabang Mako Brimob dan Bom Surabaya pada Mei lalu. "Maka Kapolri memerintahkan Polda khusus Jawa melakukan kegiatan penindakan hukum," tambah Agung.
Dari seluruh operasi penanganan terorisme, terdapat lima teroris yang ditindak karena berusaha melawan petugas. Lima teroris yang tewas terdiri dari empat orang di Cianjur pada 13 Mei 2018 dan satu tewas di Subang 22 Juni 2018.
"Lima di antaranya terpaksa dilakukan tindakan tegas hingga tewas," kata Agung.
Jaringan teror di Jawa Barat berasal dari satu jaringan yang sama dan saling terkait satu sama lain. Sebagai contoh terduga teroris di Subang merupakan Jaringan Jemaah Ansharut Daulah Haurgelis Indramayu.
ADVERTISEMENT
Jawa Barat kembali menjadi target serangan teror setelah Mapolres Indramayu diteror bom panci oleh pasangan suami istri pada Minggu (15/7) dini hari. Kedua pelaku saat ini telah diamankan dan disebut bagian dari jaringan JAD.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·