kumparan
17 Mei 2018 3:01 WIB

Polda Sumsel Buru 6 Terduga Teroris Jaringan JAD

Pengamanan Polda Riau (Foto: ANTARA FOTO/FB Anggoro)
Polda Sumatera Selatan memburu enam orang terduga teroris yang Jemaah Ansharut Daulah (JAD). Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Widodo mengatakan pengejaran ini merupakan upaya pengembangan dari penangkapan dua terduga teroris pada 14 Mei.
ADVERTISEMENT
"Enam terduga teroris kelompok Jemaah Ansharut Daulah (JAD) sedang dilakukan pengejaran, sementara dua terduga teroris AA (39) dan HK (38) yang diamankan saat ini terus dilakukan pemeriksaan intensif untuk menetapkan sebagai tersangka dan melakukan pengembangan kasus tersebut," kata Slamet di Palembang, Rabu (16/5) seperti dikutip dari Antara.
Dia menegaskan pihaknya ingin mengembangkan kasus terorisme dari kedua terduga teroris yang diamankan bersama Densus 88 itu. Langkah tersebut, kata Slamet, dilakukan untuk mencegah adanya aksi terorisme.
"Dua terduga teroris AA dan HK warga Pekanbaru, Riau, itu saat ini masih diperiksa penyidik untuk mengungkap terduga teroris lainnya dan jaringannya. Serta mencegah terjadinya aksi teror bom di daerah ini, seperti yang terjadi di Surabaya, Minggu (13/5)," ujarnya.
Ilustrasi teroris (Foto: Thinkstock)
Selain memburu terduga teroris, untuk mencegah aksi terorisme, Polda Sumsel juga meningkatan pengamanan di sejumlah objek vital dan tempat lainnya. Slamet mengimbau agar masyarakat juga meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di kawasan permukiman, lingkungan kerja, dan tempat aktivitas lainnya.
ADVERTISEMENT
Dia berharap masyarakat bisa melaporkan ke polisi jika menemukan hal mencurigakan dan berpotensi terorisme. "Untuk mencegah dan memberantas aksi teror, selain dengan penegakan hukum secara tegas, peran serta semua pihak dan lapisan masyarakat sangat diharapkan," tegas Slamet.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan