kumparan
17 Apr 2019 21:42 WIB

Polisi Imbau Pendukung Capres 01 Bubarkan Diri dari Jalan Proklamasi

Pendukung paslon 01 Jokowi-Ma'ruf merayakan kemenangan versi hitung cepat di rumah aspirasi, Jalan Proklamasi. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Pendukung pasangan calon capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin merayakan kemenangannya dengan berkumpul di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat. Padahal sudah ada larangan untuk merayakan hasil pemilu pada hari pencoblosan.
ADVERTISEMENT
Merespons hal itu, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan mengimbau agar massa membubarkan diri. Ia khawatir adanya bentrokan di lokasi.
“Imbauan kesejukan,” kata Harry saat dihubungi, Rabu (17/4).
Harry mengatakan, sejauh ini belum mendapat laporan adanya potensi kericuhan yang menonjol di wilayahnya.
“Sampai ini, kami tak menemukan satu kejadian yang menonjol di wilayah kami ya. Jadi semua pelaksanaan berjalan dengan aman dan kondusif," ujar Harry.
Pendukung paslon 01 Jokowi-Ma'ruf merayakan kemenangan versi hitung cepat di rumah aspiras, Jalan Proklamasi. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Larangan serupa juga datang dari Menkopolhukam Wiranto. Dia berharap tidak ada upaya memobilisasi massa pada hari pencoblosan.
"Dalam rangka apa pun mobilisasi massa, syukuran kemenangan sebagainya tidak diizinkan oleh kepolisian di pusat maupun daerah. Kalau syukuran kemenangan di rumah boleh. Tapi di umum, akan dilarang oleh pihak kepolisian," tegas Wiranto di Kantor Kemenkopolhukam, Senin (15/4).
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan