Pencarian populer

Polisi Imbau Ratna Sarumpaet Lapor Bila Merasa Jadi Korban Pemukulan

Irjen Pol Setyo Wasisto di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2018). (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)

Aktivis perempuan Ratna Sarumpaet (70) dikabarkan telah menjadi korban pemukulan oleh orang tak dikenal. Diduga penganiayaan itu terjadi di daerah Bandung, Jawa Barat.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan telah menerima informasi tentang dugaan penganiayaan tersebut. Namun dia belum dapat memastikan apakah Ratna benar dipukuli atau tidak.

"Ya saya dapat foto, tapi saya belum dapat laporan, apakah yang bersangkutan sudah lapor polisi atau belum. Perlu dicek dulu, saya enggak bisa buktikan karena perlu bukti, jadi ini bisa jadi ya, bisa jadi tidak," kata Setyo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (2/10).

Ratna Sarumpaet babak belur. (Foto: Dok. Istimewa)

Setyo meminta kepada Ratna jika memang menjadi korban pemukulan, agar segera membuat laporan polisi. Polisi akan menindaklanjuti laporan itu.

"Mereka punya hak untuk melapor dan polisi tentu akan melayani," ucap Setyo.

Sejauh ini Setyo sudah memeriksa kebenaran insiden pemukulan itu ke Polda Metro Jaya. Namun dipastikan insiden pemukulan itu tidak terjadi di DKI Jakarta.

"Saya cek di Polda Metro tidak ada, kalau di Bandung saya sudah cek tapi belum ada laporan," ujar Setyo.

Konfirmasi dugaan penganiayaan yang dialami Ratna ini datang dari politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean, Selasa (2/10). Namun dia belum mau merinci bagaimana peristiwa penganiayaan itu dan apa penyebabnya.

"Beliau dirawat di rumah sakit, maaf tempatnya tidak bisa saya sebutkan," kata Ferdinand. Ferdinand menyebut Ratna masih trauma.

kumparan sudah mengkonfirmasi ke Polda Jabar soal ini. Polda Jabar menyebut bahwa tidak ada laporan apa pun terkait Ratna Sarumpaet dan tidak ada pasien atas nama Ratna di rumah sakit yang didatanginya. Polda Jabar menyarankan Ratna untuk melapor ke polisi.

kumparan juga telah menghubungi Ratna lewat telepon untuk mengetahui duduk masalah yang terjadi, namun belum mendapat respons.

Rachel Maryam, politisi Gerindra, lewat Twitter juga menyebut Ratna dianiaya semalam (Senin, 1/10). Namun, beberapa saat kemudian dia mentwit lagi dan menyebut peristiwa itu tak terjadi semalam melainkan 21 September.

Twitter Rachel Maryam mengabarkan peristiwa yang menimpa Ratna Sarumpaet, Selasa (2/10/2018). (Foto: Twitter)

kumparan lantas mencari informasi lebih lanjut soal insiden ini dengan menyambangi kediaman Ratna di daerah Kampung Melayu Kecil, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (2/10) siang. Namun, pihak keluarga Ratna merahasiakan penyebab Ratna babak belur.

"Wah kurang tahu juga, saya enggak boleh cerita," kata anak sulung Ratna, Mohammad Iqbal, saat ditemui di kediaman Ratna, Selasa (2/10).

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: