kumparan
26 Mei 2018 9:35 WIB

Polisi Masih Lakukan Pengejaran Pelaku Ledakan di Toronto

Ledakan di Mississauga, Toronto. (Foto: REUTERS/Mark Blinch)
Kepolisian Kanada tengah memburu dua orang terduga pelaku ledakan di wilayah Mississauga, Toronto, pada Jumat (25/5). Ledakan yang terjadi di restoran India, Bombay Bhel, itu melukai 20 pengunjung dan 3 orang dilaporkan kritis.
ADVERTISEMENT
Diberitakan Associated Press, Sabtu (26/5), polisi mengatakan ada dua pria yang mengenakan pakaian serba hitam dan menutup wajahnya, lalu meledakkan restoran dan kabur. Padahal ketika insiden itu terjadi, sedang berlangsung dua pesta ulang tahun dan setidaknya 40 pengunjung termasuk anak-anak berada di dalam restoran.
Meski begitu, polisi tak menyebut ledakan ini sebagai aksi terorisme. "Tidak ada indikasi ini terorisme. Hingga kini belum ada indikasi ini aksi kriminal yang didasari kebencian," lapor Kepala Kepolisian Daerah Peel, Jennifer Evans.
"Kami tengah mengerahkan seluruh petugas untuk melacak oknum yang bertanggung jawab atas kejadian keji ini," lanjut dia.
Sementara itu menurut keterangan dari Sersan Matt Bertram, kedua pria tersebut tampak membawa benda yang mirip sebuah kaleng cat lalu meletakkannya di dalam restoran sebelum kabur.
ADVERTISEMENT
"Mereka hanya diam, masuk ke dalam restoran, meletakkan benda tersebut dan langsung pergi," katanya.
Bertram juga mengatakan hingga kini polisi belum mengetahui apa motif dari pelaku dan jenis bom yang digunakan.
Selain mengerahkan petugas, aparat kepolisian juga telah menyebarkan ciri-ciri pelaku ke warga sekitar. Salah satunya digambarkan berusia sekitar 20 tahun, berbadan kekar, mengenakan celana jeans berwarna biru gelap dan topi baseball. Sedangkan pelaku lainnya berbadan kurus, mengenakan celana jeans biru terang, dan berkaus abu-abu.
Ledakan di Mississauga, Toronto. (Foto: REUTERS/Mark Blinch)
Ledakan yang terjadi sekitar pukul 22.30 waktu setempat ini mengakibatkan 20 orang terluka, sedangkan 12 orang di antaraya mengalami luka parah. Salah satu saksi di lokasi mengatakan kejadian itu sangat mengerikan.
"Kaca-kaca pecah. Semuanya hancur. Banyak darah di lantai. Orang-orang teriak dan mencoba keluar dari restoran," tutur Rafael Conceicao, seorang pelajar asal Sao Paulo, Brasil, yang berada di dekat restoran saat kejadian.
ADVERTISEMENT
"Menurut saya ini aksi yang sangat keji, dilakukan oleh orang pengecut. Mereka masuk ke restoran di mana orang-orang tak bersalah sedang menghabiskan waktu bersama keluarga dan anak-anaknya. Ini jelas bukan sesuatu yang biasa terjadi di Mississauga," ujar Wali Kota Mississauga, Bonnie Crombie.
Ledakan ini terjadi sebulan setelah tabrakan van di sebuah persimpangan jalan di Toronto. Insiden itu menewaskan sembilan orang, sementara 16 korban lainnya menderita luka-luka.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·