kumparan
6 Jul 2018 11:13 WIB

Polisi: Pelaku Bom Pasuruan Punya 3 Identitas Palsu

Lokasi ledakan di Pasuruan. (Foto: Istimewa)
Kepolisian daerah Jawa Timur (Polda Jatim) serta jajarannya Polres Pasuruan sudah mengantongi identitas jelas dari Abdullah Alias Anwar atau Awardi sebagai perakit bom yang meledak di Pogar, Bangil Pasuruan. Pelaku ini sempat mempunyai tiga identitas ganda yang mengelabui masyarakat.
ADVERTISEMENT
"Sudah teridentifikasi KTP pelaku ada tiga, ada kelahiran 1975, 1970, dan 1968. Tapi tim kami sudah kantongi yang asli," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Polda Jatim, Jumat (6/7).
KTP diduga pelaku pengeboman di Pasuruan (Foto: Istimewa)
Frans menegaskan, pihak kepolisian telah menerjunkan tim yang masih melakukan pengejaran terhadap Anwar ini. Menurut Frans, pihaknya sudah mengantongi identitas asli dari Pelaku Pria asal Aceh ini. Dia meminta masyarakat agar tidak khawatir karena petugas sudah mendapati identitas sebenarnya.
Frans juga meminta masyarakat dan media untuk menahan diri menyebarkan informasi secara luas yang belum jelas kebenarannya. Sehingga anggota polisi bisa bekerja keras untuk mengejar pelaku.
"Sudah kita identifikasi secara terang benderang. Saya harap Jangan dibuat pemberitaan ini meresahkan masyarakat. Beri anggota kami waktu. Karena anggota kami masih bekerja untuk pengejaran," imbuh Barung.
ADVERTISEMENT
Kombes Pol Frans Barung Mangera. (Foto: Phaksy Sukowati/kumparan)
Saat ditanya terkait jaringan teror dari pelaku dengan teror di Surabaya, Frans membenarkan adanya hubungan yang terkait.
"Sudah dijelaskan Kadiv Humas Polri kemarin bahwa memang itu ada jaringan terkait. Bom dibuat sengaja untuk membuat teror," pungkas Frans Barung.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan