Pencarian populer

Politikus PDIP: Aksi Buka Puasa 21-22 Mei di KPU Tak Ubah Hasil Pemilu

Sejumlah peserta Malam Munajat 212 berdoa di lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, kamis, (21/2). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Massa 212 akan menggelar ifthar atau buka puasa bersama di depan Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, pada saat pengumuman hasil Pemilu, 21-22 Mei 2019. Rencananya, acara tersebut akan dihadiri oleh puluhan ribu massa, sekaligus memperingati nuzulul quran.

Politikus PDIP Faozan Amar mengungkapkan hak berkumpul dan berserikat memang dijamin oleh konstitusi. Namun, ia mengingatkan kegiatan itu tak boleh dilakukan sebebas-bebasnya, karena dibatasi oleh UU dan norma yang ada.

Ia kemudian merujuk pada Pasal 28 J ayat 1 dan 2 UUD 1945, yang tertulis setiap orang wajib menghormati hak asasi orang lain.

"Berdasarkan landasan konstitusi tersebut, maka acara buka puasa di halaman Kantor KPU dapat dikategorikan mengganggu hak orang lain, terutama para pengguna jalan dan mereka yang tinggal dan bekerja di daerah tersebut," jelas anggota juru bicara Koalisi Indonesia Kerja itu, dalam keterangannya, Kamis (16/5).

Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis. - Pasal 28 J ayat (2)

Selain itu, Faozan menilai kegiatan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai agama karena bisa menimbulkan kemudharatan, yakni menganggu kekhusyukan umat Islam yang tengah menjalankan ibadah puasa.

“Apalagi ada sunah yang dapat dilakukan oleh orang yang sedang berpuasa, yakni menyegerakan berbuka puasa,” tutur Sekretaris Lembaga Dakwah Khusus (LDK) PP Muhammadiyah itu.

Undangan Aksi 212 di KPU. Foto: Dok. istimewa

Akan tetapi, Faozan mengingatkan sebaiknya seluruh pihak menunggu pengumuman resmi dari KPU di tempatnya masing-masing.

"Itu akan lebih elegan. Toh, demo yang dilakukan tidak akan mengubah hasil pemilu," tutup Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia itu.

Massa 211 akan kembali turun ke jalan untuk buka puasa bersama di depan KPU. Meski tak akan menginap, Novel Bakmumin memastikan seluruh massa akan tertib dalam acara yang digelar dalam dua hari itu.

Juru Bicara PA 212 Novel Bakmumin tak menampik acara ini terkait dengan proses politik. Sebab, 22 Mei adalah waktu di mana KPU akan mengumumkan hasil Pemilu 2019.

"Insyaallah kami akan datang ke KPU," ucap Novel saat dikonfirmasi, Rabu (15/5).

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.35