Pencarian populer

PPP: Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Jangan Buru-buru Ditolak

Sekjen PPP Arsul Sani di Rakornas PPP (Foto: Rafyq Alkandy Ahmad Panjaitan/kumparan)

Wacana kepala daerah dipilih melalui DPRD kembali mengemuka, setelah banyak calon kepala daerah ditangkap KPK jelang Pilkada Serentak 2018. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai usulan tersebut tak perlu langsung ditolak.

PPP meminta agar semua pihak melakukan kajian secara mendalam soal kelebihan dan kekurangan dari usulan tersebut. Hal itu disampaikan Sekjen PPP Arsul Sani kepada kumparan (kumparan.com), Rabu (11/4).

"Soal pilkada dikembalikan melalui DPRD, PPP meminta agar wacana ini jangan buru-buru ditolak. Mari bersama-sama kita lakukan kajian dari berbagai aspek multi disiplin terkait," kata Arsul Sani.

"PPP juga melihat bahwa keinginan untuk mengembalikan pilkada itu bukan tanpa argumentasi," lanjut dia.

Ilustrasi pilkada (Foto: Embong Salampessy/Antara)

Arsul menambahkan sebenarnya usulan tersebut muncul berkaitan dengan konflik horisontal di tengah masyarakat akibat pilkada. Banyak masyarakat menilai pilkada membuat para kepala daerah melakukan upaya pengembalian biaya saat proses itu berlangsung.

"Tidak hanya terkait dengan realitas banyak kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi saja akibat mereka melakukan upaya pengembalian biaya-biaya politik yang tinggi ketika pencalonan dan proses pilkada," ucap Arsul Sani.

Pilkada, lanjut Arsul, juga banyak menimbulkan konflik berkepanjangan di masyarakat. "Tapi di banyak daerah, pilkada langsung juga menimbulkan segregasi (pemisahan) masyarakat yang tidak berakhir setelah pilkadanya selesai," paparnya.

Namun Arsul tak memungkiri usulan tersebut akan menuai pro dan kontra akibat berbenturan dengan prinsip kedaulatan rakyat. Ia menilai justru kedaulatan rakyat sudah tercermin dari pemilihan legislatif.

"Ini soal sudut pandang, kedaulatan rakyat kan sudah diwujudkan dalam pileg yang memilih wakil rakyat yang idealnya ketika memilih cakada pun harus melihat yang didukung rakyat. Kedua, lihatlah sila ke-4," tutur Arsul Sani.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: