kumparan
18 Des 2018 1:25 WIB

Prabowo: Gerindra Tanpa Uang Masih Kompak, Setia, dan Berjiwa Militan

Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam Gala Dinner bersama Pengusaha Tionghoa di Jakarta, Jumat (7/12). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Partai Gerindra menggelar Konferensi Nasional di Sentul International Convention Centre (SICC), Jawa Barat, Senin (17/12). Acara itu dihadiri ribuan kader dan simpatisan Gerindra dari seluruh Indonesia. Turut hadir dalam acara ini, pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan sejumlah politikus partai pengusung.
ADVERTISEMENT
Dalam pidatonya, Prabowo tak menampik pihaknya tak punya cukup uang dalam menghadapi Pilpres 2019 hingga menggelar acara sebesar ini. Meski demikian, Prabowo mengaku Gerindra masih bisa hidup tanpa uang.
"Mereka menertawakan kita, mereka menganggap kita bisa kalah oleh kekuataan uang. Ternyata Partai Gerindra tanpa uang masih kompak, setia dan masih berjiwa militan," jelas Prabowo.
Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi di pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden pemilihan umum tahun 2019 di KPU. (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)
Oleh karena itu, Prabowo sengaja mengumpulkan para kader dan simpatisan untuk meminta sumbangan uang. Dia pun mengapresiasi perjuangan para kader dan simpatisan yang telah rela menyumbangkan uang kepadanya.
"Saya memanggil kalian ke sini justru saya ingin meminta uang dari kalian. Kalian ke sini biaya sendiri, bahkan yang bukan Gerindra yang simpatisan Gerindra juga datang ke sini. Ada Garda Metal, relawan-relawan, emak-emak yang paling gawat," jelasnya.
ADVERTISEMENT
"Kalau yang lain ngumpulin anggotanya harus dikasih uang, kalau Gerindra terbalik, Gerindra minta uang dari kalian semua," imbuhnya.
Video
Selain itu, Prabowo mengaku Konferensi Nasional digelar sebagai bagian untuk menyelamatkan negara. Sebab, menurutnya, banyak masyarakat yang ingin ada gerakan perubahan di Indonesia.
"Saya menganggap Konferensi Nasional ini sebuah upaya sebelum maju ke dalam laga menyelamatkan bangsa dan negara. Kita merasakan getaran rakyat menginginkan perubahan, rakyat ingin perbaikan, rakyat ingin pemerintah yang bersih dan tidak korupsi," pungkasnya.
Dalam acara ini turut hadir politikus senior PAN Amien Rais, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, hingga Rachmawati Soekarnoputri.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan