Pencarian populer

Prabowo Ungguli Jokowi di Sulsel, tapi Saksi 02 Tolak Teken Rekap

Ketua KPU Arief Budiman (kedua kiri) berbincang dengan Ketua Bawaslu Abhan (kanan) di sela Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Perolehan Suara Tingkat Nasional. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin takluk dari pasangan 02 Prabowo-Sandi di Sulawesi Selatan. Hasil itu diketahui dari laporan Ketua KPU Sulsel, Misnah M Attas, dalam dalam rapat pleno rekapitulasi suara di Kantor KPU hari ini.

"Pasangan capres cawapres 01 Jokowi-Ma'ruf Amin, 2.117.591 (42,98 persen). Pasangan capres cawapres 02 Prabowo-Sandi 2.809.393 (57,02 persen)," kata Misnah di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Minggu (19/5)

Dengan begitu, selisih suara Prabowo atas Jokowi adalah 691.802. Jumlah keseluruhan DPT, DPTb, dan DPK di Sulawesi Selatan adalah 6.425.545. Namun, yang menggunakan hak pilih 5.025.189.

Jumlah seluruh suara sah dalam pilpres di Sulsel adalah 4.926.984, jumlah suara tidak sah sebanyak 98. 205. "Jumlah suara sah dan suara tidak sah 5.025.189," tutup Misnah.

Pleno lanjutan rekapitulasi suara di kantor KPU RI. Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan

Hasil itu direspons positif oleh saksi 01, meski jagoan mereka kalah. Paslon Jokowi-Amin mengaku tak memiliki catatan apapun terkait hasil itu.

"Catatan keberatan tidak ada, laporan saksi kami juga tidak ada. Dengan demikian kami menerima tanpa catatan," kata I Gusti Putu Artha, dalam rapat di kantor KPU Jakarta, Minnggu (19/5)..

Sementara itu saksi 02 Aziz Subekti memberi catatan pada hasil pemilu Sulsel itu. Awalnya, ia bertanya pada KPU mengapa rekapitulasi suara di Sulsel berjalan alot.

"Mungkin ada yang bisa dijelaskan pada kami bagaimana rekap itu berbelit-belit dan alot. Kan kalau rekap itu dijalankan dengan baik kan mestinya tidak alot," kata Aziz.

Untuk Bawaslu, Aziz pun memberi catatan, soal penggunaan form C-6 (undangan memilih) yang tidak berhak di beberapa daerah di Sulawesi Selatan.

Formulir C-6 milik Tutung Suryadi. Foto: Farida Yulistiana/kumparan

"Ada pergeseran suara sehingga kami meminta kepada KPU Kab Gowa agar berkomunikasi dengan panwas kabupaten untuk membicarakan tersebut. Upaya yang kami lakukan termasuk yang terakhir di Makassar harus membuka kembali DAA 1 plano semata-mata untuk menjaga kemurnian suara rakyat. Di Makassar dilakukan pembukaan kembali DAA 1 plano untuk tiga kelurahan," jelas Misnah.

Untuk pertanyaan Bawaslu, Ketua Bawaslu Laode Arumahi, menjelaskan semua temuan itu sudah diproses oleh panwas di daerah. "Penggunaan C-6 tadi, ini kita proses semua di Toraja, Selayar, di Palopo dan lain-lain itu kita proses. Sekarang sudah tahap penyidikan," sebut Laode.

Namun demikian, dengan penjelasan itu, saksi 02 tetap enggan mengakui hasil pemilu presiden di Sulsel. "Mohon maaf pimpinan, kami tidak akan menandatangani," ucap Aziz.

Walaupun saksi Prabowo-Sandi tak mengakui, hasil itu tetap diketuk oleh pimpinan pleno komisioner KPU Wahyu Setiawan.

"Baik, dengan begitu hasil pilpres 2109 kita nyatakan sah," ucap Wahyu.

Berikut hasil Pilpres di 29 provinsi sebelumnya yang telah direkapitulasi oleh KPU:

1. Provinsi Bali

Paslon 01: 2.351.057 suara

Paslon 02: 213.415 suara

2. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Paslon 01: 495.729 suara

Paslon 02: 288.235 suara

3. Provinsi Kalimantan Utara

Paslon 01: 248.239 suara

Paslon 02: 106.162 suara

4. Provinsi Kalimantan Tengah

Paslon 01: 830.948 suara

Paslon 02: 537.138 suara

5. Provinsi Gorontalo

Paslon 01: 369.803 suara

Paslon 02: 345.129 suara

6. Provinsi Bengkulu

Paslon 01: 583.488 suara

Paslon 02: 585.999 suara

7. Provinsi Kalimantan Selatan

Paslon 01: 823.939 suara

Paslon 02: 1.470.163 suara

8. Provinsi Kalimantan Barat

Paslon 01 : 1.709.896 suara

Paslon 02 : 1.263.757 suara

9. Provinsi Sulawesi Barat

Paslon 01 : 475.312 suara

Paslon 02 : 263.620 suara

10. Provinsi DIY

Paslon 01 : 1.655.174 suara

Paslon 02 : 742.481 suara

11. Provinsi Kaltim

Paslon 01: 1.094.845 suara

Paslon 02: 870.443 suara

12. Provinsi Lampung

Paslon 01: 2.853.585 suara

Paslon 02 : 1.955.689 suara

13. Provinsi Maluku Utara

Paslon 01 : 310.548 suara

Paslon 02 : 344.823 suara

14. Provinsi Sulawesi Utara

Paslon 01 : 1.220.524 suara

Paslon 02 : 359.685 suara

15. Provinsi Jambi

Paslon 01 : 859.833 suara

Paslon 02 : 1.203.025 suara

16. Provinsi Sulawesi Tengah

Paslon 01: 914.588 suara

Paslon 02 : 706.654 suara

17. Provinsi Jawa Timur

Paslon 01 : 16.231.668 suara

Paslon 02 : 8.441.247 suara

18. NTT

Paslon 01: 2.368.982 suara

Paslon 02: 305.587 suara

19. Provinsi Sumatera Selatan

Paslon 01 : 1.942.987 suara

Paslon 02 : 2.877.781 suara

20. Provinsi Sulawesi Tenggara

Paslon 01 : 555.664 suara

Paslon 02 : 842.117 suara

21. Provinsi Sumatera Barat

Paslon 01 : 407.761 suara

Paslon 02 : 2.488.733 suara

22. Provinsi Jawa Tengah

Paslon 01 : 16.825.511 suara

Paslon 02 : 4.944.447 suara

23. Provinsi Kepulauan Riau

Paslon 01 : 550.692 suara

Paslon 02 : 465.511 suara

24. Provinsi Banten

Paslon 01 : 2.537.524 suara

Paslon 02 : 4.059.514 suara

25. Provinsi Nusa Tenggara Barat

Paslon 01 : 951.242 suara

Paslon 02 : 2.011.319 suara

26. Provinsi Aceh

Paslon 01 : 404.188 suara

Paslon 02: 2.400.746 suara

27. Provinsi Jawa Barat

Paslon 01 : 10.750.568 suara

Paslon 02 : 16.077.446 suara

28. Provinsi Papua Barat

Paslon 01 : 508.997 suara

Paslon 02 : 128.732 suara

29. Provinsi DKI

Paslon 01 : 3.279.547 suara

Paslon 02 : 3.066.137 suara

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.31