Pencarian populer

Proses Evakuasi Penumpang MRT yang Terjebak di Stasiun Benhil

Evakuasi penumpang MRT yang mogok di bawah tanah. Foto: Dok. MRT
Mati listrik massal di Jabodetabek dan sekitarnya berdampak pada sejumlah fasilitas umum, termasuk empat MRT yang terhenti di jalur bawah tanah, Minggu (4/8) siang. Hingga pukul 14.00 WIB, sejumlah penumpang terjebak di dekat Stasiun Bendungan Hilir berhasil dievakuasi.
ADVERTISEMENT
Pantauan kumparan di lokasi, setelah MRT yang berangkat dari Stasiun Blok M itu mati, butuh waktu sekitar 20 menit sampai pintu terbuka. Para penumpang pun akhirnya bisa dievakuasi dan diminta berjalan sekitar 50 meter menuju Stasiun Bendungan Hilir.
Evakuasi penumpang MRT yang mogok di bawah tanah. Foto: Danita/kumparan
Sementara itu, Corporate Secretary MRT Muhammad Kamaludin menyebut, pasokan listrik dari PLN mulai terhenti pada pukul 11.50 WIB. Akibatnya, empat MRT yang tengah berada di jalur bawah tanah harus dievakuasi secara manual.
Evakuasi penumpang MRT yang mogok di bawah tanah. Foto: Danita/kumparan
"Tim Operasi dan Pemeliharaan saat ini memastikan seluruh proses evakuasi berjalan dengan aman," kata Kamaludin dalam keterangannya, Minggu (4/8).
Akibat listrik padam tersebut, seluruh MRT dari Bundaran HI hingga Lebak Bulus berhenti beroperasi sementara. Belum diketahui kapan MRT bisa beroperasi kembali.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86