Pencarian populer

PT KAI Akan Buat Prasasti untuk Kenang Mustofa, Masinis KA Sancaka

Kecelakaan KA Sancaka di Ngawi. (Foto: Antara/Eric S)

Kecelakaan Kereta Api (KA) Sancaka relasi Yogyakarta - Surabaya dengan sebuah truk di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menyebabkan dua orang tewas. Yakni, Mustofa, masinis KA Sancaka, dan seorang pekerja proyek jalur ganda (double track).

Dirut PT KAI (Persero) Edi Sukmoro mengatakan, pihaknya akan membuat sebuah prasasti untuk mengenang sosok almarhum Mustofa. Nantinya, prasasti tersebut akan ditempatkan di Stasiun Madiun. Madiun merupakan tanah kelahiran almarhum Mustofa.

"Mustofa sudah kami anggap sebagai pahlawan di kalangan keluarga besar kereta api. Kami nanti akan membuat semacam prasasti yang akan diletakkan di Stasiun Madiun. Di situ nanti akan ditulis nama saudara Mustofa yang telah gugur saat bertugas pada hari sekian," kata Edi, seperti dilansir Antara, Minggu (8/4).

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro (Foto: Resya Firmansyah/kumparan)

Selain itu, PT KAI juga memberikan kesempatan kepada istri almarhum Mustofa, Dian Kartika Sari Utami, untuk berkarier di PT KAI. Namun belum diketahui pekerjaan dan jabatan apa yang akan diemban Dian Kartika di PT KAI.

"Saya dan direksi sudah memutuskan agar istrinya diproses menjadi pegawai kereta api langsung. Dengan demikian, hubungan PT KAI dengan keluarga Mustofa ini tidak terputus," terang Edi.

Sementara itu, pihak keluarga almarhum Mustofa mengaku berterima kasih kepada PT KAI yang telah memberikan perhatian besar. Meski kehilangan, pihak keluarga mengaku telah ikhlas atas kejadian tersebut.

"Kami sekeluarga mengucapkan banyak terima kasih. Terlebih atas keputusan pembuatan prasasti bagi Mustofa dan pengangkatan sang istri menjadi pegawai KAI," kata ayah almarhum, Sadino.

Kecelakaan KA Sancaka di Ngawi. (Foto: Antara/Zabur Karuru)

Diketahui, Dian Kartika dahulu pernah bekerja di PT KAI sebagai pramugari. Namun setelah menikah dengan Mustofa, Dian Kartika megundurkan diri dan menjadi ibu rumah tangga.

KA Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya anjlok setelah menabrak truk trailer pengangkut beton bantalan rel yang melintas di perlintasan liar di km 215+8. Insiden yang terjadi pada Jumat (6/4) sekitar pukul 18.20 WIB itu mengakibatkan lokomotif terguling dan tiga gerbong di belakangnya anjlok.

Lokasi kejadian berada di antara Stasiun Kedungbanteng-Walikukun wilayah Mantingan, Kabupaten Ngawi. Kecelakaan itu juga merusak mobil Toyota Avanza yang tengah melaju di sisi kiri rel.

Dalam kejadian ini, asisten masinis KA Sancaka, Hendra Wahyudi mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit. Ia merupakan warga Bogorejo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan. Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan sopir truk, Aji Aman (41), untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.53