Pencarian populer

Putra Mahkota Saudi Tak Tahu soal Pembunuhan Khashoggi

Jamal Khashoggi dan Mohammed bin Salman. (Foto: REUTERS/Hamad I Mohammed)

Putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) mengaku tak mengetahui soal operasi khusus yang mengakibatkan kematian jurnalis Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul. Hal ini disampaikan langsung seorang pejabat Saudi yang akrab dengan penyelidikan ini.

"MbS tidak memiliki pengetahuan tentang operasi khusus ini dan tentu saja tidak memerintahkan penculikan atau pembunuhan siapa pun," kata pejabat itu yang enggan disebut jati dirinya, dilansir Reuters, Sabtu (20/10).

Pejabat itu menegaskan tak ada perintah dari MbS untuk membunuh dan menculik Khashoggi, meski jurnalis kolumnis Washington Post itu adalah pengkritik pedas MbS.

"Tidak ada perintah bagi mereka untuk membunuhnya atau bahkan secara khusus menculiknya," jelasnya.

Aktivis hak asasi manusia dan para jurnalis, melakukan protes di luar Konsulat Saudi di Istanbul. (Foto: REUTERS/Osman Orsal)

Meski demikian, pejabat itu mengakui ada perintah untuk membawa para pengkritik kerajaan kembali ke Saudi. "Dia (MbS) akan menyadari instruksi umum untuk memberitahu orang-orang (para pengkritik) untuk kembali (ke Saudi)," pungkas pejabat itu.

Saudi akhirnya mengakui Khashoggi telah meninggal. Pihak Saudi kemudian memecat dua pejabat senior atas insiden yang telah memicu kecaman internasional ini. Dua pejabat itu adalah penasihat Istana Kerajaan Saudi, Saud al-Qahtani, dan Wakil Kepala Intelijen, Ahmed Asiri.

Selain itu, sebuah pernyataan dari jaksa penuntut umum Saudi mengatakan, kematian Khashoggi diduga akibat perkelahian dengan orang-orang yang bertemu dengannya di Konsulat Saudi.

Khashoggi hilang lebih dari dua minggu lalu setelah memasuki Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober. Ia datang ke konsulat untuk mendapatkan dokumen terkait pernikahannya. Namun ia tak kunjung kembali dari dalam gedung.

Para pejabat Turki percaya Khashoggi dibunuh di gedung itu dengan cara dimutilasi. Banyak pihak menduga Arab Saudi berada di belakang hilangnya Khashoggi. Namun, pihak Arab Saudi membantah tuduhan itu.

Diduga pembunuh Khashoggi berjumlah 15 orang pria, termasuk seorang dokter ahli autopsi yang sengaja datang untuk menghabisi nyawa Khashoggi.

Wartawan Arab Saudi Hilang atau Dibunuh? (Foto: Putri Sarah A/kumparan)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Kamis,23/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.22