kumparan
18 Sep 2019 21:23 WIB

Ramainya Suasana Tahlilan Malam Ke-7 BJ Habibie

Suasana tahlilan di rumah almarhum Presiden ke-3 RI B.J Habibie di Jalan Patra Kuningan, Jakarta. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
Tahlilan malam ke-7 almarhum Presiden ke-3 RI BJ Habibie di kediamannya di Jalan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, ramai didatangi warga dari berbagai wilayah di Jakarta.
ADVERTISEMENT
Pantauan di lokasi, Rabu (18/9), ratusan warga yang datang untuk tahlilan duduk di depan rumah beralaskan karpet. Sebagian di antara warga membaca Al-Qur'an.
Suasana tahlilan di rumah almarhum Presiden ke-3 RI B.J Habibie di Jalan Patra Kuningan, Jakarta. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
Salah seorang warga, Yayan (51), mengaku datang jauh-jauh dari Klender, Jakarta Timur untuk ikut tahlilan almarhum Habibie. Ia mengaku sudah beberapa kali datang untuk mengikuti tahlilan Habibie sebelumnya.
Yayan usai mengikuti tahlilan di rumah keluarga BJ Habibie. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
"Ini kemarin saya ikut juga pas malam ketiga. Sekarang ikut lagi. Ya sengaja datang aja sama teman, ikut tahlilan buat Pak Habibie," ucap Yayan kepada kumparan, Rabu (18/9).
Yayan begitu mengagumi sosok Habibie, sehingga ia ingin mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
Warga lainnya, Muchlis (19), juga sengaja datang ke kediaman Habibie untuk tahlilan karena kagum dengan Habibie. Muchlis dan dua orang temannya datang dari Lebak Bulus untuk turut menyampaikan doa untuk Habibie.
Muchlis dan teman-temannya di rumah keluarga Habibie. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
"Pak Habibie itu orang yang baik lah. Saya mengagumi sosoknya. Dia seorang pemimpin yang baik," kata Muchlis kepada kumparan.
ADVERTISEMENT
Kegiatan tahlilan malam ke-7 di rumah keluarga BJ Habibie sudah selesai sekitar pukul 20.30 WIB. Yayan dan warga lainnya yang datang masing-masing membawa pulang buah tangan berupa kudapan dan buku Yasin bergambar BJ Habibie yang diberikan pihak keluarga.
BJ Habibie menghembuskan nafas terakhir pada 11 September 2019 di RSPAD Gatot Soebroto akibat sakit yang dideritanya. Selang sehari kemudian, Habibie dimakamkan di TMP Kalibata, disamping makam istrinya, Hasri Ainun Besari. Keluarga Habibie mengadakan tahlilan selama 40 hari untuk almarhum.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan