kumparan
13 Feb 2019 13:56 WIB

Riwayat Sakit Ani Yudhoyono

Ani Yudhoyono Foto: dok.Avissa Harnes / kumparan
Istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono, dirawat di National University Hospital, Singapura. Ani dirawat di sana sejak sejak 2 Februari 2019 karena mengidap penyakit kanker darah.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Ani Yudhoyono pernah dirawat di rumah sakit dengan sejumlah penyakit yang diidapnya, seperti batu empedu dan demam thypoid (tifus).
Ani sempat menjalani operasi di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto pada 2012 lalu. Pada saat itu Ani dioperasi untuk pengangkatan batu empedu.
Batu empedu merupakan suatu padatan yang terdapat di dalam kantung ataupun saluran empedu sehingga menghalangi perjalanan empedu menuju usus. Kondisi seperti itu akan menimbulkan rasa nyeri dan mual.
Batu empedu bisa dihilangkan dengan beberapa cara, seperti, pemberian obat mengandung asam dan garam empedu, ditembak dengan sinar laser, dan diangkat bersama kantong empedunya. Penyakit batu empedu ini diketahui diidap Ani setelah general checkup rutin.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Ani Yudhoyono juga pernah mengidap penyakit demam typhoid (tifus) pada 2011 lalu. Sehingga, Ani tak bisa mendampingi SBY dalam acara kunjungan kerja ke daerah.
Kini Ani Yudhoyono sedang berjuang melawan penyakit kanker darah. SBY mengatakan Ani harus menjalani pengobatan dan perawatan yang intensif di National University Hospital Singapore.
"Ibu Ani menjalani medical treatment di Singapura atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia," kata SBY dalam sebuah video yang beredar dari Partai Demokrat.
Atas nama istri dan keluarga besar, SBY memohon doa dari para sahabat agar Allah SWT, dengan takdir dan kuasanya memberikan kesembuhan kepada Ani.
"Agar Ibu Ani dapat kembali menjalankan kegiatan sehari-harinya di tanah air," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Untaian kata doa untuk kesembuhan Ani Yudhoyono pun terus mengalir, khususnya dari para netizen di dunia maya. Bahkan, tagar #CepetSembuhBuAni sempat menghiasi trending topic twitter di Indonesia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan