kumparan
9 Nov 2018 10:54 WIB

Rohandi Serang Polisi karena Depresi, Sengaja Ingin Mati Ditembak

Rohandi, pria yang menyerang polisi di Polsek Penjaringan, Jumat (9/11/2018). (Foto: istimewa)
Rohandi (31), warga Jakarta Utara nekat menyerang Mapolsek Penjaringan. Berbekal golok dia langsung masuk ke dalam area Polsek dan menyerang siapapun yang dilihatnya.
ADVERTISEMENT
Seorang polisi terluka karena ulahnya. Rohandi melakukan penyerangan pada Jumat (9/11) dini hari pukul 01.35 WIB. Rohandi akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan di tangannya. Polisi kemudian menahan Rohandi dan melakukan pemeriksaan.
"Dia sedang depresi, karena operasi getah bening tidak sembuh dan tidak bekerja. Makanya dia mau mati dengan cara nyerang polisi supaya ditembak," kata Kapolsek Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar saat dikonfirmasi, Jumat (9/11).
Rachmat memastikan, Rohandi tidak tergabung dalam jaringan apapun. Rohandi murni menyerang Polsek karena depresi dan seorang diri.
"Tidak ada. Dia tidak tergabung dengan kelompok apapun," tegas Rachmat.
Suasana polsek Penjaringan usai diserang oleh seorang pria pada malam hari. (Foto: Darin Atiandina/kumparan)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·