Pencarian populer

Ruhut: Yang Dukung Jokowi Bukan Hanya PAN Kalsel, Gerindra pun Ada

Ruhut Sitompul di Workshop Jubir Jokowi-Ma'ruf Amin di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2018). (Foto: Rafyq Alkandy/kumparan)

Politikus senior yang tergabung dalam 'Influencer Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin', Ruhut Sitompul, menanggapi keputusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) yang mendukung kubu petahana di Pilpres 2019. Menurut Ruhut, selain PAN, ada pula beberapa pengurus wilayah di partai oposisi yang ikut mendukung Jokowi-Ma'ruf.

“Bukan hanya PAN, Demokrat. Semua, termasuk Gerindra pun ada (dukung Jokowi),” kata Ruhut di Putri Duyung Cottege, Ancol, Jakarta Utara, Senin (10/12).

Saat ini, PAN masuk dalam koalisi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Sandi) bersama Gerindra, Demokrat, dan PKS. Sementara sembilan partai lainnya, yakni PDIP, Golkar, NasDem, PPP, PKB, serta tiga partai nonparlemen: PSI, Perindo, dan PKPI, memilih mendukung kubu petahana.

Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi di pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden pemilihan umum tahun 2019 di KPU. (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)

Namun, Ruhut mengklaim dukungan untuk jagoannya di Pilpres 2019 tak bisa dibendung. Dia menjamin, meskipun kerap diserang hoaks, masyarakat tetap bersimpati ke pasangan calon nomor urut 01, sehingga ikut menarik dukungan partai lawan.

“Kami terima kasih ada sembilan parpol yang mendukung. Tapi harus diingat, Pak Jokowi itu sahabat dan Bapak Rakyat Indonesia, jadi rakyat bersimpati,” tutur Ruhut.

Dukungan DPW PAN terhadap Jokowi-Ma'ruf yang dimaksud Ruhut merujuk ke wilayah Kalimantan Selatan. Bahkan, dukungan tersebut langsung diteken Ketua DPW PAN Kalsel, Muhidin, di Hotel Rattan In, Banjarmasin, Minggu (9/12) malam.

Hal ini tentu bertolak belakang dengan sikap resmi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN yang menyokong pasangan Prabowo-Sandi. PAN bahkan telah bersikap akan menindak tegas kadernya yang malah membelot mendukung Jokowi-Ma'ruf.

“DPP akan segera meminta keterangan dan klarifikasi deklarasi sepihak yang dilaksanakan Ahad 9 Desember 2018,” kata Sekjen PAN Eddy Soeparno dalam keterangan yang diterima kumparan, Senin (10/12).

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Selasa,21/05/2019
Imsak04:25
Subuh04:35
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.22