kumparan
10 Nov 2018 14:37 WIB

Sandi Klaim Kejar Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di Survei Internal

Sadiaga Uno (Foto: Antara/Hafidz Mubarak A)
Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno mengklaim mampu mengejar suara pemilih dari pasangan nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin. Hal ini berdasarkan survei internal pihak Sandi yang tak pernah dirilis sebelumnya. Menurut Sandi, suara pemilihnya dan Prabowo terus menanjak.
ADVERTISEMENT
"Alhamdulillah atas kerja keras semua pihak kita sedikit demi sedikit mulai mengejar dalam tingkat kepemilihan. Momentum ini harus terus dijaga. Masyarakat menerima pesan kita, 2019 ganti kebijakan ekonomi,” terang Sandi di hadapan ratusan relawan Prabowo Subianto Sandiaga Salahudin (PASS) di Hotel Dafam Banjar Baru, Kalimantan Selatan Sabtu 10/11).
Dalam kesempatan itu, Sandi juga meminta para relawan terus bekerja keras untuk mengambil hati masyarakat. Ia juga mengingatkan para relawan untuk tetap menciptakan suasana kampanye yang sejuk dan menggembirakan.
Ma'ruf Amin, Jokowi, Prabowo, Sandiaga Uno (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Sandi menitipkan amanah kepada para relawan untuk menyampaikan ke masyarakat, bahwa ia dan Prabowo peduli terhadap ekonomi rakyat. Jika terpilih, ia dan Prabowo berjanji akan menyejahterakan masyarakat dengan menstabilkan harga bahan pangan dan menyediakan lapangan pekerjaan.
ADVERTISEMENT
“Sampaikan Prabowo - Sandi fokus pada ekonomi dalam penciptaan lapangan kerja, harga-harga kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau. Kami akan memutuskan untuk mendahulukan para pekerja dalam negeri ketimbang dari luar negeri,” jelasnya.
"Kita akan maksimalkan ekonomi kerakyatan dengan gerakan ekonomi rakyat (gerak) One Kabupaten atau Kota One Center for Entrepreneurship," pungkasnya.
Sandi selama ini mengklaim memiliki survei internal dengan tingkat akurasi yang tinggi. Sehingga, ketika mayoritas lembaga survei lebih mengunggulkan pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin, Sandi tak mempermasalahkannya.
Hanya saja Sandi belum mau mengungkap berapa angka elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo Sandi dalam survei internal tersebut. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini hanya menyebut bahwa elektabiltas keduanya saat ini tengah bersaing ketat.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan