kumparan
25 Jul 2018 22:04 WIB

SBY: Saya Tak Pernah Tawarkan AHY Jadi Cawapres ke Jokowi

Jokowi bertemu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Foto: Antara/Rosa Panggabean)
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara soal beragam spekulasi yang mencuat setelah dia menyatakan sulit berkoalisi dengan Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019.
ADVERTISEMENT
SBY mengatakan hambatan koalisi itu bukan karena tidak ada kecocokan dengan Jokowi soal komposisi capres-cawapres. Menurut SBY, dalam pertemuan itu dia tidak pernah menawarkan cawapres kepada Jokowi, begitu juga Jokowi tak menawarkan posisi cawapres.
"Saya ceritakan, saya tidak pernah mengajukan kepada Pak Jokowi cawapres dari Partai Demokrat, tidak pernah. Termasuk yang disebut-sebut, AHY, tidak pernah. Silakan dicek ke Pak Jokowi," ucap SBY di kediamannya, Jakarta, Rabu (25/7).
AHY dan Jokowi (Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya)
SBY menyebut Jokowi juga tidak pernah menawarkan posisi cawapres kepada Demokrat dalam pertemuan 5 kali dalam setahun terakhir itu.
"Beliau juga tidak tawarkan posisi (cawapres) itu, tapi kami terus laksanakan pertemuan," tuturnya.
SBY mengingatkan justru Partai Demokrat saat Rapimnas pada 10-11 Maret di Sentul, sangat terbuka menyebut kemungkinan berkoalisi dengan Jokowi. Namun, ada hambatan yang ternyata menurut SBY karena hubungannya dengan Megawati Soekarnoputri belum pulih.
ADVERTISEMENT

Karena melihat realitas hubungan dengan Ibu Mega masih belum pulih, masih ada jarak di situ.

- SBY

"Saya sebut memang begitu, dengan harapan kerangka koalisinya terjamin hubungan di antara peserta koalisi baik saling menghormati, percaya, good will, chemistry, dan Partai Demokrat mendapat ruang untuk juga sumbangkan pemikiran yang jadi bagian dari visi misi, kebijakan 5 tahun yang akan datang," paparnya.
Peta Politik Pilpes 2019. (Foto: Faisal Nu'man/kumparan)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan