kumparan
13 Des 2017 21:14 WIB

Seorang Pria Nekat Mendaki Puncak Gunung Agung yang Berstatus Awas

Peningkatan status awas Gunung Agung (Foto: AFP/Juni Kriswanto)
Beredar video seorang pria nekat mendaki Gunung Agung yang masih berstatus awas. Video berdurasi 4 menit 5 detik itu diunggah oleh pengguna Facebook Ikomang Giri pada Rabu (13/12) sekitat pukul 17.00 WIB.
ADVERTISEMENT
Dalam unggahannya itu, Ikomang Giri menuliskan,"Murni karena hati yang terpanggil, untuk sebuah benang tridatu, GA tgl 13-12-2017,pukul 08.42," katanya. Video tersebut telah ditonton lebih dari 270 ribu kali dan menuai beragam komentar netizen.
Malahan, banyak dari pengguna Facebook yang memuji keberanian Ikomang Giri, karena dianggap memiliki skill mendaki yang tinggi.
"Hebat Pak saya tidak bisa ngomong lihat keberanian bapak dan kawan kawan mendaki Gunung Agung. Terima kasih untuk info yang real dan terbaru setidaknya dengan video ini kita tahu keadaan Gunung Agung di kawahnya langsung tidak seperti petugas petugas yang memberikan info basi haha. Lanjutkan! Pak," tulis akun Agus Cahyo Sugiono.
"Biasanya para pemerhati Gunung Agung maupun yang berkepentingan dengan situasi terkini memakai alat bantu canggih drone, itu pun sangat sulit terbangnya nyampai ketinggian puncak kepundan GA. Tapi ini ada yang langsung mendatangi puncak kepundan dan dekat dengan asap abu vulkanik, beliau luar biasa dengan mengabaikan keselamatan jiwa dan raganya, hasilnya diwartakan ke publik. Tentu sangat berguna bagi kami yang sangat awam dengan hal ikhwal kegunungapian paling tidak sedikit memberikan gambaran buat kami sampai detik ini, sejauh mana kondisinya gunung tersebut. Jadi sekecil apapun hal-hal yg telah dilakukan oleh orang-orang pemberani seperti ini, sudah sepatutnya kita berikan apresiasi yg positif, bagaimanapun juga apa yang dilakukannya adalah sebuah pencerahan buat kami2 yang awam tentang aktivitas gunung api," ujar akun I Ketut Adha.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, apa yang dilakukan oleh Ikomang Giri adalah berbahaya dan tak sepatutnya dicontoh.
Peningkatan status awas Gunung Agung (Foto: AFP/Sonny Tumbelaka)
Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo, mengecam keras tindakan pendaki yang menerobos penetapan kawasan berbahaya oleh PVMBG atas status Awas Gunung Agung.
"Itu sangat berbahaya sekali karena Gunung Agung makin sering erupsi atau terjadi hembusan. Kondisi kawah Gunung Agung memang terdapat lava yang pada malam hari sering terlihat cahaya api. Sangat membahayakan bagi dirinya terkena lontaran dari material erupsi dan gas belerang yang menyengat," ujar Sutopo saat dihubungi kumparan (kumparan.com) pada Rabu (13/12).
Sayangnya, banyak netizen yang malah memberikan komentar positif atas video tersebut. Dengan begitu, ditakutkan akan mempengaruhi masyarakat lain untuk melakukan tindakan serupa yang membahayakan keselamatan.
ADVERTISEMENT
Untuk itu, Sutopo akan meningkatkan imbauan kepada masyarakat agar tidak mendaki ke puncak gunung.
"Dalam hal ini akan ditangani Komandan Posko Tanggap Darurat Erupsi Gunung Agung. Dijadikan dasar untuk meningkatkan imbauan agar masyatakat tidak ke puncak kawah. Rambu-rambu peringatan sudah banyak dipasang di jalan," jelas Sutopo.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·