Pencarian populer

Sri Sultan soal Longsor Lereng Merapi: Penambang Perhatikan Kemiringan

Pelantikan Sri Sultan Hamengku Buwono X (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)

Longsor di bantaran Kali Gendol, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, memakan dua korban jiwa. Selain itu, BNPB mencatat terdapat dua korban luka dalam peristiwa di lereng Gunung Merapi tersebut.

Atas kejadian tersebut, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X meminta agar para penambang pasir berhati-hati.

“Saya kira hati-hati saja karena semua (area) lahar di situ. Kalau menambang miring lah, dalam arti lereng supaya enggak longsor,” ujar Sri Sultan ketika ditemui di kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (2/4).

Longsor di Lereng Merapi Sleman (Foto: Twitter @Sutopo_PN)

Dia mengingatkan, penambangan pasir dengan posisi tegak lurus akan meningkatkan potensi longsor. “Kalau nambangnya lurus, risiko untuk longsor itu besar, karena itu akan terjadi kejenuhan saat hujan,” jelasnya.

Kejadian longsor terjadi pada Senin (2/4) pukul 06.00 WIB. Dalam insiden tersebut, empat penambang serta empat truk tertimbun pasir.

Berikut identitas 4 korban tersebut:

1. Citro Wiyono (50) warga Kalitengah kidul RT 01/17 Glagaharjo, Cangkringan, korban mengalami luka-luka.

2. Pandi Wiyono (55) warga Kalitengah Kudul 01/17 Glagaharjo, Cangkringan, korban mengalami luka-luka.

3. Gunawan (36), warga dari Bulaksalak, Wukirsari, Cangkringan, korban meninggal dunia.

4. Sugeng (35) warga Kemurejo, Karangnongko, Kabupaten Klaten, korban meninggal dunia.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.61