kumparan
16 Jul 2019 18:25 WIB

Surya Paloh ke Jokowi: Kalau Kader Sontoloyo, Jangan Kasih Apa-apa

Ketua Umum Nasdem Surya Paloh di Kafe Plataran Menteng, Jakarta, Kamis (9/8/2018). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan sambutan di hadapan caleg-caleg NasDem terpilih yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. Di hadapan Jokowi, Paloh menyinggung soal posisi menteri untuk kabinet Jokowi periode kedua.
ADVERTISEMENT
Paloh menegaskan Partai NasDem tak akan meminta jatah menteri kepada Jokowi, apalagi jika ada yang dianggap 'sontoloyo'.
"Tidak ada lagi yang kami ragukan dari Jokowi. Kami tahu arti sahabat, kalau penting di kabinet tempatkan, tapi kalau sebaliknya kami yang pembantu dianggap sontoloyo, jangan kasih apa-apa NasDem," kata Paloh dalam sambutannya di Akademi Bela Negara, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (16/7).
Paloh mengaku sangat bersyukur NasDem menjadi salah satu parpol pengusung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Menurutnya, perjuangan NasDem selama ini tidak salah dalam mendukung Jokowi.
"Jujur, saya terharu dan kami semua bangga, kami bangga kami tidak salah. Ketika masa kampanye kita nyatakan Jokowi presidenku, NasDem partaiku, perjuangan kita berada di jalan shiratal mustaqim," ucap Paloh.
ADVERTISEMENT
Paloh juga meminta Jokowi agar tetap bersikap sederhana dan merakyat di masa kepemimpinannya yang kedua ini. NasDem juga akan menjadi pengawal pemerintahan selama lima tahun ke depan.
"Tetaplah seperti Jokowi yang dikenal NasDem. Tetaplah seperti Jokowi dengan kelebihan dan kekurangannya, di mana mampu memisahkan mana kawan mana lawan. Hidup di dunia yang fana ini, tidak mungkin memenangkan semua pihak. Ada yang senang, ada yang kecewa, ada menang ada kalah. Ini konsekuensi kehidupan," tutup Paloh.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan