Pencarian populer

Tak Takut Ancaman AS, Turki Tetap Akan Berantas Teroris Kurdi

Menlu Turki, Mevlut Cavusoglu (Foto: AP Photo/Burhan Ozbilici)

Turki tidak takut dengan ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Menurut Turki, militer mereka akan terus memberantas kelompok teroris Kurdi yang mengancam di perbatasan Suriah.

"Kami telah berulang kali mengatakan bahwa kami tidak takut" dan tidak akan terintimidasi dengan setiap ancaman," kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu seperti dikutip AFP, Senin (14/1).

"Tidak ada yang bisa dicapai dengan mengancam perekonomian Turki. Kita harus mencari cara bagaimana agar bisa bekerja sama dan menyelesaikan ini," lanjut Cavusoglu.

Pernyataan Cavusoglu ini disampaikan menanggapi ancaman Trump melalui Twitter. Dengan gamblang, Trump menegaskan akan "menghancurkan Turki secara ekonomi jika mereka menyerang Kurdi."

Bagi AS, Kurdi adalah sekutu dalam memerangi ISIS. Namun bagi Turki, Kurdi adalah kelompok separatis teroris yang mengancam kedaulatan mereka.

Sejak Maret tahun lalu, Turki menggelar serangan besar-besaran dengan sandi "Operasi Ranting Zaitun" untuk menghabisi separatis Kurdi YPG di perbatasan. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tidak memperlihatkan tanda akan mengakhiri operasi ini.

Sejauh ini Kurdi mendapatkan perlindungan dari AS. Namun kebijakan terbaru Trump yang akan menarik sekitar 2.000 pasukan dan mengakhiri keterlibatan militer AS dalam konflik Suriah memicu kekhawatiran bagi Kurdi.

Pasukan Turki masuk ke Suriah (Foto: AFP/Bulent Kilic )

Cavusoglu mengatakan Turki tidak menolak rencana zona aman di Suriah. Dalam rencana Trump, AS akan membuat zona aman 30 km, tapi tidak merinci lebih lanjut.

"Apa kekhawatiran kami? Ada koridor teror di sisi lain perbatasan kami, organisasi teror yang ingin memecah belah Suriah dan organisasi teror ini ancaman bagi kami. Kami mengincar organisasi ini," lanjut Cavusoglu.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melalui juru bicaranya Fahrettin Altun mengatakan Turki tetap akan memberantas kelompok teror. Turki juga menegaskan melindungi masyarakat Kurdi, bukan memeranginya.

"Teror adalah teror dan harus diberantas sampai ke sumbernya. Inilah yang dilakukan Turki di Suriah," kata Altun.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: