Pencarian populer

Tanggapan Ustaz Rahmat soal Rencana Polisi Selidiki Ceramahnya

Ustaz Rahmat Baequni. Foto: Instagram/@ustadzrahmatbaequni
Polda Jabar tengah menyelidiki ceramah Ustaz Rahmat Baequni terkait kematian petugas KPPS. Rahmat menyebut dugaan petugas KPPS meninggal karena diracun lewat asap rokok.
ADVERTISEMENT
Rekaman video Rahmat menyebar hingga akhirnya polisi bergerak dan melakukan penyelidikan.
kumparan sudah mengontak Rahmat pada Rabu (19/6) terkait rencana penyelidikan polisi. Rahmat yang dikontak tak memberikan respons.
Namun, asisten Rahmat yang bernama Andi mengizinkan kumparan mengutip tanggapan Rahmat soal penyelidikan itu seperti yang dimuat di akun instagramnya.
"Ya itu akun ustaz, silakan (dikutip)," jelas Andi.
Di akun instagram Rahmat ada postingan perihal berita terkait rencana penyelidikan polisi soal ceramahnya. Di postingan itu juga ada komentar Rahmat. Berikut komentarnya dikutip sesuai aslinya.
Sumpah Iblis yang lestari sepanjang zaman, yaitu akan selalu menghalangi manusia dalam menapaki kebenaran. Maka sunnatullah, yang Haq dan yang bathil selamanya akan berlomba untuk saling menundukkan selama bumi masih terbentang.
ADVERTISEMENT
Sedangkan semua kebathilan adalah barang tak ternilai yang disulap sedemikian rupa agar seolah menjadi bermakna. Namun tak akan pernah dapat mengisi fitrah manusia yang telah Allah setting dengan sempurna. Kebathilan takkan dapat menipu jiwa yang lurus akhlaknya.
Berpegang teguhlah pada tali agama Allah, sebab fitnah semakin genap wujudnya. Semakin dekat pula kita kepada janji-Nya.
Dan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap. (Al Isra : 81)
Wa Kaffa billahi syahida,
Cukuplah Allah sebagai sebaik-baik saksi atas apapun yang terjadi dan telah ditorehkan oleh diri kita.
Dengan Allah,
Kita memiliki segalanya.
Tanpa Allah,
Yang kita miliki tak pernah akan bernilai apa-apa.
Semoga Allah senantiasa melindungi kita, dan memberi balasan terbaik dari apa yang telah ditetapkannya.
ADVERTISEMENT
Tak ada balasan terbaik, lebih dari diperkenankan untuk menatap keagungan wajah-Nya di surga kelak.
Loading Instagram...
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.85