Pencarian populer

Tempat Parkir Sepeda di Balai Kota yang Dipenuhi Motor Dipindah

Petugas memindahkan parkiran sepeda di Balai Kota. Foto: Moh Fajri/kumparan
Koalisi Pejalan Kaki menyoroti parkiran sepeda di Balai Kota Jakarta dipenuhi oleh sepeda motor. Menanggapi hal itu, Kepala Biro Umum DKI Firmansyah mulanya tidak mengetahui kabar tersebut. Dia kemudian mengecek ke lapangan.
ADVERTISEMENT
Saat melihat langsung, ia segera meminta jajarannya untuk memindah parkir sepeda yang semula ada di sisi kiri Blok G Balai Kota ke samping kanan yang tidak ada motor. Pemindahan dilakukan dengan mengangkat seperangkat parkiran sepeda yang terbuat dari besi lengkap dengan tulisan "Pakiran Sepeda".
Firmansyah mengatakan lokasi sebenarnya memang bukan di tempat yang saat ini dipenuhi motor.
“Parkiran sepeda kan tadinya di situ (kanan Blok G), ya sudah balikin ke situ lagi. Kan itu (parkiran depan) buat Gojek,” kata Firmansyah di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (18/7).
Petugas memindahkan parkiran sepeda di Balai Kota. Foto: Moh Fajri/kumparan
Selain di kanan Blok G, parkiran sepeda juga ditaruh di area press room Balai Kota. Sementara itu, terkait motor yang tadi sempat menutup parkiran, Firmansyah mengaku, tidak bisa langsung menegurnya.
ADVERTISEMENT
Sebab, ia menjelaskan, kendaraan itu milik kepolisian yang hanya sementara di situ. Menurutnya, polisi parkir di situ karena sebentar lagi harus menjaga demonstrasi.
“Motor ini karena nanti mau ada demo. Ini teman-teman Kepolisian. Kita enggak punya tempat parkir, jauh kalau parkir bisa di IRTI. Sementara kalau di sini bubar (demo) lagi kosong. Kalau demo gedean dikit entar di sini ada posko. Entar ada demo, paling mahasiswa,” ungkap Firmansyah.
Petugas memindahkan parkiran sepeda di Balai Kota. Foto: Moh Fajri/kumparan
Firmansyah mengungkapkan, sebenarnya memang tidak boleh parkir di area Blok G. Sebab, parkir pegawai Pemprov DKI disediakan di IRTI Monumen Nasional (Monas). Ia akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait mengenai permasalahan tersebut.
“Motor-motor itu sebenarnya kita sudah sampaikan bahwa yang transit di depan hanya untuk Gojek drop penumpang atau drop barang. Semua, kita tuh enggak boleh di situ, termasuk Satpol PP juga enggak boleh di situ,” ujar Firmansyah.
ADVERTISEMENT
Loading Instagram...
“Kita koordinasikan terus, memang susah karena dia alasannya absen. Tapi enggak balik-balik lagi. Nanti akan kita koordinasikan lagi. Kita sudah omongin itu. Selalu kita omongin,” tambahnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86