Pencarian populer

Tentara Israel Tembak Pemuda Palestina di Tepi Barat

Tentara Israel (Foto: MENAHEM KAHANA / AFP)
Seorang pemuda Palestina bernama Ezz El-Deen al-Tamimi tewas ditembak tentara Israel. Pemuda berusia 21 tahun itu tewas dalam serangan di Desa Nabi Saleh, Tepi Barat, Rabu (6/6) pagi waktu setempat.
ADVERTISEMENT
Dilansir Reuters, Rabu (6/6), militer Israel mengungkapkan bahwa ada lebih dari 10 orang Palestina yang mencoba untuk mengganggu pasukan Israel. Dalam sebuah pernyataannya kepada publik, disebutkan bahwa penembakan itu merupakan reaksi atas pelemparan batu yang dilakukan Tamimi ke arah seorang tentara yang tengah bertugas.
"Tentara membalas (pelemparan batu) dengan menembaki orang Palestina," kata pernyataan resmi tentara Israel.
"Dia (Tamimi) sempat dirawat di lokasi kejadian dan kemudian meninggal dunia. Tidak ada pasukan kami yang terluka. Insiden itu akan diselidiki," imbuhnya.
Kerusuhan di Tepi Barat. (Foto: REUTERS/Mohamad Torokman)
Sementara itu, Kementerian Informasi Palestina menyesalkan peristiwa berdarah yang lagi-lagi terjadi di Tepi Barat. Dalam sebuah pernyataan, Kementerian menyebut bahwa maraknya pembunuhan warga sipil oleh tentara Israel harus menjadi perhatian dunia.
ADVERTISEMENT
"Tamimi dieksekusi oleh tentara berdarah dingin. Ditembak dengan tiga peluru dari jarak dekat. Hal itu menunjukkan bahwa betapa rakyat kita membutuhkan perlindungan internasional terhadap mesin perang Israel," kata pernyataan resmi Kementerian Informasi.
Menurut laporan Midle East Eye, seorang aktivis Israel pro-Palestina Jonathan Pollak yang berada di tempat mengatakan bahwa Tamimi ditembak sebanyak dua kali. Salah satu peluru tersebut, kata Pollak, menembus belakang leher Tamimi.
Dalam foto yang beredar, tampak baju berlumuran darah milik Tamimi. Sebuah lubang bekas terjangan peluru terlihat menembus baju yang dikenakan pemuda Palestina tersebut.
Saat peristiwa berdarah itu berlangsung, warga setempat sempat membawa jenazah Tamimi ke Rumah Sakit Ramallah. Meski upaya tersebut sempat dihadang oleh belasan tentara Israel yang berkerumun.
ADVERTISEMENT
Penembakan yang terjadi pada Tamimi terjadi selang empat hari pascapenembakan seorang perawat Palestina Razan al Najjar. Saat peristiwa berdarah itu, Najjar tengah membantu para demonstran yang terluka dalam aksi 'Great March Return'.
Dinamika kehidupan di sudut tembok Tepi Barat (Foto: Reuters)
Israel merebut Tepi Barat dalam perang Timur Tengah pada tahun 1967. Di bawah perjanjian perdamaian sementara, warga Palestina saat ini menjalankan pemerintahan sendiri secara terbatas di daerah tersebut.
Militer Israel sendiri telah menguasai sebagian besar wilayah Tepi Barat, sebuah wilayah yang dihuni oleh 3 juta warga Palestina. Para tentara Israel ditempatkan untuk melindungi 400 ribu pemukim Yahudi yang menetap di sana.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80