kumparan
14 Jan 2019 18:59 WIB

Timses Jokowi Akan Gelar Nobar Debat di 48 Kecamatan di Jakarta

Konpers Direktur Relawan TKN Jokowi-Ma’ruf Maman Imannulhaq di Posko Cemara, Jakarta Pusat. (Foto: Ferry Fadhlurrahman/kumparan)
Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf berencana menggelar acara nobar debat Pilpres 2019 di beberapa lokasi, termasuk di Jakarta. Koordinator relawan Jokowi-Ma'ruf Jakarta, Riri, menyebut pihaknya akan menyiapkan titik-titik nobar di 48 kecamatan di Jakarta.
ADVERTISEMENT
"Jakarta akan siapkan di 48 kecamatan di DKI. Nanti kami akan persiapkan, di mana posko-posko itu akan lakukan nobar bersama relawan-relawan Jokowi-Ma'rif," ucap Riri di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/1).
Sementara itu, Direktur Relawan TKN Maman Immanulhaq menyebut acara tersebut tak hanya digelar di Jakarta saja, namun juga di daerah lain termasuk Jawa Barat. Menurutnya, acara nobar akan dipusatkan di posko-posko relawan TKN.
"Menyambut debat tanggal 17 Januari 2019, kami itu punya inisiatif lakukan nobar debat pilpres. Jadi ada beberapa titik yang sudah kami inventarisir, salah satunya, yang sudah saya sebut tadi, di Jakarta," kata Maman.
Dalam acara nobar tersebut, menurut Maman, akan ada semacam dialog sederhana yang dibawakan. Nantinya, program Jokowi-Ma'ruf selama lima tahun ke depan akan dibahas dalam dialog tersebut.
ADVERTISEMENT
"Nobar kecil-kecil, itu dalam kapasitas supaya ada dialog di sana. Misalnya di Yogya, akan ada diskusi sebelum debat, persis seperti di stasiun TV. Diskusi tentang empat hal yang akan jadi debat," pungkasnya.
Acara debat perdana Pilpres 2019 akan digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, pada 17 Januari 2019 nanti. Dalam debat tersebut, masing-masing paslon akan diberi 100 undangan yang bisa digunakan siapa saja.
Namun, bagi pendukung yang tidak bisa masuk ke dalam ruang debat, pihak KPU juga menyediakan tempat nobar di area luar. Sedangkan, bagi pendukung yang belum bisa datang, bisa menyaksikan acara debat tersebut melalui live streaming di kumparan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan