Pencarian populer

Timses Prabowo Resmikan Kantor Pusat di Solo, 200 M dari Rumah Jokowi

Peresmian Kantor Pusat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Solo, Jawa Tengah. (Foto: kumparan)

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi meresmikan kantor pusat yang berlokasi di Jalan Letjen Suprapto No.53A, Kampung Sumber, RT 03 /RW 08, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (11/1). Lokasi kantor pusat BPN ini hanya berjarak 200 meter dari rumah Joko Widodo (Jokowi).

Peresmian dipimpin langsung oleh Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso yang juga berasal dari Solo. Saat meresmikan, Djoko menjelaskan pendirian kantor pusat ibarat sebuah nostalgia baginya. Sebab, selama 18 tahun, ia sudah tak pernah lagi melihat tanah kelahirannya karena banyak menerima tugas sebagai prajurit TNI.

"Saya waktu dulu masih ada kedua orang tua di kampung halaman, jarang pulang kampung. Waktu muda banyak menghabiskan waktu bertugas di Papua dan Aceh," ujar Djoko saat peresmian.

Suasana peresmian Kantor Pusat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Solo, Jawa Tengah. (Foto: kumparan)

Ia menjelaskan, lokasi di Solo dan dekat rumah Jokowi dipilih karena dinilai bisa menjadi awal perubahan bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Pendirian posko, kata Djoko, sebenarnya boleh didirikan di mana saja asalkan bisa mengendalikan daerah tersebut.

"Mendirikan posko di Papua boleh, di Jakarta boleh. Kalau ini saya ingin yang beda dengan buat posko BPN di Solo," papar dia.

Selain itu, Djoko menilai Solo memberi banyak inspirasi. Sekaligus, ia bisa memberikan banyak manfaat bagi warga Solo.

"Saya nanti akan sering datang ke posko BPN di Sumber, mantau langsung situasi di lapangan. Tidak ada ruang khusus di posko. Saya sudah terbisa berkantor di mobil dan pesawat," kata dia.

Pers rilis peresmian Kantor Pusat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Solo, Jawa Tengah. (Foto: kumparan)

BPN tidak berani memasang target muluk-muluk di Jateng meskipun telah memindahkan posko pusat di Solo. Hal itu didasari dari hasil lembaga survei yang selalu meleset.

"Terpenting kita berusaha dan berdoa. Hasil pemilu nanti seperti apa kita serahkan ke Tuhan," kata dia.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Minggu,19/05/2019
Imsak04:25
Subuh04:35
Magrib17:47
Isya18:59
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.20