kumparan
19 Mar 2019 23:23 WIB

TKD Jatim Bantah Surat Permintaan Sumbangan Konsumsi ke Semen Gresik

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur, Machfud Arifin. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim Jokowi-Ma'ruf, Machfud Arifin, membantah kebenaran surat permintaan sumbangan konsumsi ke PT Semen Gresik untuk kegiatan istighosah dan deklarasi dukungan. Machfud menyebut, surat yang viral di media sosial itu merupakan hoaks yang sengaja dibuat untuk menjatuhkan nama baik paslon 01.
ADVERTISEMENT
"Itu kan enggak boleh, melanggar aturan. Pasti ada sekelompok orang yang bermain di belakangnya. Kita enggak tahu siapa di belakangnya," kata Machfud saat dihubungi, Selasa (19/3).
Kendati demikian, Machfud mengaku tidak akan melaporkan hal itu ke pihak kepolisian. Sebab, menurutnya, memperpanjang kasus tersebut hanya akan membuang waktu yang seharusnya digunakan untuk berkampanye.
"Dikira mengurus ke polisi itu enak? Ada prosesnya, enggak mudah. Tidak semua harus dilaporkan polisi. Kami fokus, konsentrasi ke pemenangan optimal Pak Jokowi di Jawa Timur," pungkasnya.
Surat permintaan sumbangan konsumsi ke PT Semen Gresik Foto: Istimewa
Foto surat yang mengatasnamakan TKD Jatim Jokowi-Ma'ruf itu sempat viral di media sosial. Surat tersebut berisi permohonan tim untuk meminta sumbangan konsumsi dari PT Semen Gresik.
Dalam surat tersebut juga tercantum, konsumsi itu akan digunakan untuk kegiatan istighosah kubro dan deklarasi dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf yang digelar Senin (18/3). Surat itu sempat diunggah oleh beberapa akun, termasuk akun Twitter @AkunTofa, namun saat ini telah dihapus.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan