Pencarian populer

TKN Dorong Rekonsiliasi Para Elite Politik untuk Tekan Polarisasi

Konferensi pers TKN di rumah Cemara terkait kecurangan pemilu. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Hingar bingar Pemilu 2019 membuat sebagian orang merasa seperti terbelah menjadi beberapa kelompok. Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Usman Kansong, mengungkapkan akan mendorong para elite politik untuk saling bertemu dan mengadakan rekonsiliasi.
ADVERTISEMENT
Usman menilai pertemuan rekonsiliasi itu efektif untuk menekan berkembangnya polarisasi di tengah masyarakat.
"Betul untuk kembali mempersatukan kita, kita mendorong rekonsiliasi di kalangan elite," ujar Usman di Posko TKN di Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Sabtu (27/4).
Meski hingga kini masyarakat sudah kembali dengan kegiatannya masing-masing usai pemilu, Usman melihat rekonsiliasi di tingkat tokoh-tokoh politik tetap diperlukan. Hal itu bertujuan meredam suasana panas di kalangan elite politik, sehingga tidak menimbulkan dampak besar pada polarisasi yang mungkin terjadi di masyarakat.
"Tapi kita khawatir kalau polarisasi hal itu terjadi di elite dan tak segera kita cairkan, maka mungkin itu akan mengular ke publik. Oleh karena itu, penting juga soal rencana pertemuan Pak Jokowi dengan Pak Prabowo. Kemudian juga ada wacana untuk pertemuan Kiai Ma'ruf dengan Pak Sandiaga Uno," jelas Usman.
ADVERTISEMENT
Menurut Usman, pertemuan untuk rekonsiliasi telah dilakukan Jokowi dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Istana Negara pada Rabu (24/4) lalu. Dari situlah ke depannya diharapkan tokoh-tokoh TKN bisa lakukan lebih banyak pertemuan bersama dengan kubu Prabowo-Sandi.
Paslon capres-cawapres nomor urut 01 dan 02 Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi dalam acara Deklarasi Pemilu Damai. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
"Barangkali kita bisa menyebutnya sebagai langkah awal ketika Pak Jokowi bertemu dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan. Itu juga bisa jadi hal untuk kita mendorong rekonsiliasi seperti itu," ujarnya.
Selain meredamnya di tingkat elite politik, Usman menyebut perlu juga untuk menyetop segala bentuk narasi kecurangan dalam Pemilu 2019. Dengan tak menggunakan narasi tersebut, ia meyakini dapat menekan munculnya polarisasi pada masyarakat, baik di lingkungan ataupun mungkin di ranah media sosial.

"Nah, upaya kita, setoplah narasi kecurangan. Kalau menemukan bukti silakan salurkan lewat mekanisme hukum, bukan koar-koar di media. Itu adalah upaya untuk meredam dan mengurangi polarisasi ini," tutup Usman.

ADVERTISEMENT
Zulkifli Hasan sebelumnya bertemu dengan Jokowi usai pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yang diusung PAN dalam Pilkada 2018. Saat itu, ia mengakui kedatangannya juga sebagai Ketua MPR.
Sementara itu, Jokowi juga telah mengirimkan utusan yaitu Luhut Binsar Panjaitan agar bisa bertemu dengan capres 02 Prabowo Subianto. Selain itu, cawapres 01 Ma'ruf Amin juga berencana bertemu dengan Sandiaga Uno atau sebaliknya dalam upaya menurunkan tensi politik yang terjadi selama pilpres.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80