Pencarian populer

TKN: Jokowi-Ma'ruf Unggul 4,1 Persen di Jawa Barat

Hasto Kristiyanto melakukan konsolidasi di Bandung. Foto: Dok. Tim Media PDIP

Tim Kampanye Nasional (TKN) klaim elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin alias Jokowi-Ma'ruf di Jawa Barat terus mengalami peningkatan.

Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto mengatakan, berdasarkan survei terakhir, pasangan Jokowi-Ma'ruf yang diusung Koalisi Indonesia Kerja atau KIK itu sudah unggul 4,1 persen atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Jabar.

"Survei sampai hari ini kami unggul 4,1 persen," kata Hasto kepada wartawan di sela-sela Safari Kebangsaan VIII PDIP di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/2).

Kendati demikian, Hasto meyakini bahwa angka ini akan bisa meningkat. Sebab, Sekretaris Jenderal PDIP itu melihat tren elektabilitas pasangan nomor urut satu itu semakin hari kian menanjak.

"Ini terus bergerak kami cermati," ujarnya.

Hasto menyakini banyaknya dukungan dari elemen masyarakat maupun tokoh di Tanah Pasundan akan semakin memperkukuh kemenangan Jokowi-Ma'ruf. Para tokoh itu antara lain Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, Dedi Mulyadi, Agum Gumelar, Solihin GP, hingga Habib Alwi.

"Secara sosiologis di Jabar dukungan tokoh itu menjadi referensi bagi masyarakat. Ketika mereka bersatu, maka ini menjadi sebuah gerak bersama bagi masyarakat pendukung Pak Jokowi-Kiai Ma'ruf," ungkap Hasto.

Target 60 Persen Suara di Cimahi dan Bandung

Secara terpisah, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Tubagus Hasanuddin menargetkan suara 60 persen di Kota Cimahi dan Kota Bandung untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Ia menyebut bahwa saat ini, perolehan suara untuk Jokowi-Ma'ruf di Kota Bandung dan Kota Cimahi sudah mencapai 51 persen.

"Walaupun survei bisa saja terjadi hal yang berbeda tapi survei akan jadikan pemicu agar lebih giat lagi. Suara untuk Pilpres di Kota Bandung saat ini menang di angka 51 persen, jadi Prabowo sudah mendapat 49 persen. Kami belum puas, target di Kota Bandung kami minta 60 persen," ujar dia.

Hasto Kristiyanto melakukan konsolidasi di Bandung. Foto: Dok. Tim Media PDIP

Hasto pun mengarahkan agar seluruh kader dalam struktural kepengurusan partai untuk mulai bergerak dengan strategi door to door mengampanyekan PDIP dan Jokowi-Ma'ruf.

Hasto juga mengingatkan agar PDI Perjuangan juga bekerjasama dengan partai anggota Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang lain. Menurutnya untuk menghasilkan pemerintahan yang kuat, 70 persen suara di parlemen harus dikantongi.

"Kami harap kerja sama dengan Golkar, PPP, Nasdem, PKB, dan partai lain dapat dilakukan dengan baik. Kita ingin bentuk pemerintah yang kuat yang didukung minimum kekuatan 70 persen di parlemen," pungkasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet
Lorem ipsum dolor sit amet
11 Desember 2017
Lorem ipsum dolor sit amet
Lorem ipsum dolor sit amet
11 Desember 2017
Lorem ipsum dolor sit amet
Lorem ipsum dolor sit amet
11 Desember 2017
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: