kumparan
5 Mar 2019 11:43 WIB

Trump Kembali Sajikan Junk Food untuk Atlet di Gedung Putih

Donald Trump sajikan junk food untuk para atlet di Gedung Putih. Foto: Reuters/Jonathan Ernst
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyajikan menu makanan junk food dari restoran cepat saji kepada para atlet. Tidak sehat memang, tapi ini makanan kegemaran Trump.
ADVERTISEMENT
Diberitakan AFP, sajian burger dari McDonald's atau ayam dari Chick-fil-A memenuhi meja panjang di Gedung Putih pada Senin (5/4).
Ketika itu, Trump tengah kedatangan para atlet dari tim North Dakota State Bison, pemenang kejuaraan American Football FCS Division I.
Donald Trump sajikan junk food untuk para atlet di Gedung Putih Foto: Reuters/Jonathan Ernst
"Kami bisa meminta chef," kata Trump ketika menjelaskan soal menu makanan yang disajikan.
"Tapi saya tahu betul kesukaan kalian," lanjut dia lagi.
Sebelumnya pada Januari lalu, Trump juga menyambut tim American Football, Clemson Tigers, dengan burger dan pizza. Padahal para atlet sangat menjaga asupan gizi dalam makanannya dan junk food sangat dihindari.
Donald Trump sajikan junk food untuk para atlet di Gedung Putih Foto: Reuters/Jonathan Ernst
Trump memang dikenal sebagai penggemar berat makanan cepat saji yang tidak sehat. Padahal dokter kepresidenan telah memerintahkan dia mengganti menunya untuk menurunkan berat badan.
ADVERTISEMENT
Walau makanannya tidak sehat, Trump, 72, berhasil lulus dalam pemeriksaan kesehatan Februari lalu. Dia dinyatakan dalam kondisi "sangat sehat".
Donald Trump sajikan junk food untuk para atlet di Gedung Putih Foto: Reuters/Jonathan Ernst
Trump juga tidak peduli apakah tamunya menyukai pilihan makannya atau tidak. "Silakan ambil sendiri, kita bisa memakannya langsung di sini," kata Trump kepada para atlet North Dakota State Bisons.
Dia bahkan mengatakan bisa memakannya sambil pidato di atas podium. Namun urung dilakukan, sembari menunjuk para jurnalis yang kerap mengkritik tindak tanduknya.
"Mereka (jurnalis) akan mengatakan: Bukankah itu buruk, bukankah itu tidak pantas?" kata Trump.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan