kumparan
25 Apr 2019 14:02 WIB

Tsamara ke Hanum soal Nasakom: Kami Bukan Anak Muda Baper

Kutua DPP PSI, Tsamara Amany. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Politikus PAN yang juga putri Amien Rais, Hanum Rais, menuai sorotan setelah berkelakar soal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dia sebut partai nasakom alias nasib satu koma. Namun, Hanum memelesetkannya dengan kelakar bukan nasionalis komunis.
ADVERTISEMENT
Gara-gara cuitannya itu, Hanum menuai kritik terutama dari para kader PSI. Namun caleg DPRD DIY itu buru-buru menjelaskan cuitannya hanyalah candaan dan dia harap PSI tidak baper.
Merespons hal itu, Ketua DPP PSI, Tsamara Amany, mengatakan PSI tidak baper merespons cuitan Hanum. Justru PSI sebagai partai baru menjadi yang pertama menyatakan kalah setelah melihat hasil quick count.
"Saya tidak baper kok. Kami di PSI bukan anak muda baper. Justru kami anak muda legowo. Kami berani mengakui dan menerima kekalahan," ucap Tsamara kepada kumparan, Kamis (25/4).
Hanum Salsabiela Rais. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Namun, Tsamara menyayangkan cuitan putri Amien Rais itu yang seolah menganggap kecil capaian PSI dengan 3 juta suara atau setara sekitar 2 persen suara sah nasional.
ADVERTISEMENT
"Soal apakah becandaan Mbak Hanum itu lucu atau enggak, biar publik yang menilai. Hanya saja tweet itu saya itu penting untuk menunjukkan bahwa saya tak pernah kecilkan angka orang yang mendukung kita," kata Tsamara.

"Kami memang di PSI tak malu dengan kekalahan jika kami kalah dengan kepala tegak. Lebih baik begitu. Kami enggak akan mau meraih kuasa dengan halalkan segala cara apalagi membohongi masyarakat Indonesia."

- Tsamara Amany

Tsamara menilai Hanum sosok yang kurang tertarik dengan debat-debat substantif, dan lebih suka kelakar. Termasuk debat soal Ratna Sarumpaet yang dianggap Tsamara selalu dihindari Hanum.
Politikus muda itu balik menyindir Hanum bahwa baper itu lebih tepat dialamatkan pada mereka yang mendeklarasikan kemenangan dan mengaku punya real count, lalu menuduh ada kecurangan tanpa bukti.
ADVERTISEMENT
"Kami anak muda yang fun dan asik kok. Tapi juga anak muda yang selalu melek dengan ilmu pengetahuan. Dan suka dengan debat penuh substansi," kata Tsamara.
"Saya orangnya enggak pernah nyimpan dendam kok. Coba ini mungkin edukasi politik penting juga bagi Mbak Hanum untuk jangan pernah mengecilkan suara publik; berapa pun itu. Satu suara pun berharga," tegasnya.
Kutua DPP PSI, Tsamara Amany. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan